SuaraSulsel.id - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggandeng tiga kampus ternama yang ada di Kota Kendari. Sebagai upaya pembinaan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan karakter yang baik bagi personel.
Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono mengatakan, pihaknya telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Universitas Halu Oleo (UHO), Universitas Muhammadiyah dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari. Dalam rangka meningkatkan kompetensi personel melalui pendidikan, pelatihan, dan pembinaan.
"MoU dengan UHO, Muhammadiyah sama STIE 66 itu dalam rangka meningkatkan kompetensi personel Polda Sultra. Kompetensi itu kan harus melalui pendidikan, pelatihan dan pembinaan," katanya, Minggu 16 Oktober 2022.
Ia mengaku pihaknya menggandeng ketiga universitas tersebut. Guna meningkatkan pengetahuan dan mendorong agar personel bisa mendapat pendidikan. Sehingga membantu mendukung karir anggota polisi.
Selain itu kerja sama dilakukan agar kehidupan anggota Polda Sultra bisa mengikuti perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat.
"Demikian juga untuk pemilihan karir, bagi yang sudah sarjana itu akan mendapatkan percepatan kenaikan pangkat dengan catatan pendidikan yang didapatkan dari kampus dengan akreditasi B dan A," tuturnya.
Rektor UHO Kendari, Prof. Muhammad Zamrun Firihu mengatakan, pihaknya akan berusaha dan mendukung tugas dan fungsi Polri untuk mengembangkan sumber daya manusianya.
Menurutnya kerja sama itu merupakan implementasi dari instansi pendidikan bagaimana mendukung kinerja Polda Sultra untuk melayani masyarakat di Sultra.
Ia menambahkan sebagai institusi pemerintah akan tetap bersinergi menjaga bagaimana keamanan di Sultra dan bagaimana menunjang pembangunan di daerah tersebut agar lebih baik ke depannya.
Baca Juga: Polda Metro Pecat 5 Personel
"Kami sebagai institusi pendidikan di Sulawesi Tenggara berusaha mendukung dengan sebaik-baiknya yang berkenan dengan bagaimana menunjang tugas dan fungsi Polri," ujar Zamrun. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Komitmen Digital BRI Berbuah Sertifikasi ISO/IEC 25000, Jamin Sistem Lebih Andal
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset
-
Geger WNA Asal China Punya KTP Indonesia, Modus Licik 'Ubah Usia' Terbongkar di Makassar