SuaraSulsel.id - Komika La Ode Raimudin atau Raim Laode (28 tahun) kembali berurusan dengan polisi. Gara-gara video lama yang sudah dihapus dari media sosial kembali viral.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, video pendek Komika Raim Laode saat melakukan Stand Up Comedy dianggap menghina salah satu suku di Sulawesi Tenggara.
Sejumlah komunitas pemuda yang tergabung dalam Konsorsium Tolaki Mepokoasi (KTM) membuat laporan di Polda Sulawesi Tenggara, Rabu (5/10/2022).
Setelah laporan masuk, polisi segera melakukan mediasi kedua belah pihak untuk mencari jalan damai.
Potongan video yang viral tersebut memperlihatkan Raim Laode tengah membawakan materi Stand Up Comedy. Menyinggung makanan khas salah satu etnik di Sulawesi Tenggara.
Raim dalam mediasi tersebut meminta maaf dan mengatakan potongan video yang beredar merupakan video lama, sekitar 3 tahun lalu.
"Video itu juga sudah saya hapus 3 tahun lalu, tapi ada oknum yang membagikan," terang Raim.
Sementara itu Jevin, salah satu anggota KTM menegaskan, laporan pengaduan yang masuk akan diserahkan seluruhnya kepada kewenangan penyidik.
"Tetapi persoalan ini juga harus diselesaikan di lembaga adat, karena permintaan maaf itu tidak cukup," kata Jevin.
Baca Juga: Perekam Video yang sempat Diculik pasca Tragedi Kanjuruhan Diminta Ajukan Perlindungan
Jevin menambahkan, ada beberapa hal yang harus diluruskan berdasarkan perspektif adat.
Mediasi itu berlangsung lancar. Sehingga antara kedua belah pihak segera bersepakat untuk membawa persoalan itu ke pangkuan adat di DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT).
Raim merupakan salah satu komika dari Indonesia Timur asli Wakatobi. Dikenal secara nasional setelah mengikuti kompetisi Stand Up Comedy Academy musim kedua (SUCA 2) yang diadakan oleh Indosiar. Lolos sebagai satu dari total 42 orang finalis.
Selain menjadi Komika, Raim juga sudah merambah industri film. Beberapa film yang melibatkan Raim seperti Cek Toko Sebelah dan Ranah Tiga Warna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perempuan Berdaya, BRILink Mekaar Dorong Ekonomi Kerakyatan dari Desa
-
BRI Optimistis Miliki Ruang Cukup untuk Dorong Ekspansi Kredit secara Selektif
-
Jaga Ketahanan Pangan Nasional, DPR RI Siap 'Suntik' Dana untuk Badan Karantina Indonesia
-
Semua Siswa Ubah Kartu Keluarga Daftar SMA Sudah Terdeteksi, Disdik Sulsel: Langsung Ditolak!
-
Waspada! Pengiriman Hewan Kurban Antarpulau Melonjak, Karantina Diperketat