SuaraSulsel.id - Dua pelaku penipuan dengan cara hipnotis di RSUD Dok II Jayapura diringkus polisi.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, pelaku diringkus di lokasi dan waktu berbeda.
Pelaku DR (34 tahun) tertangkap di Taman Kota samping Toko Gramedia pada Senin malam, sedangkan pelaku UM (57 tahun) ditangkap di kawasan pemukiman belakang Sekolah Kalam Kudus Jayapura.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor Dean Mackbon mengatakan, penangkapan berdasarkan hasil penyelidikan atas kasus penipuan terhadap Godlief.
Berdasarkan laporan korban, penipuan yang dialaminya terjadi di teras depan ruangan jantung RSUD Dok II Jayapura, Distrik Jayapura Utara, Senin 19 September 2022 sekitar pukul 11.00 WIT.
Saat itu korban dibuat tidak berdaya. Karena pengaruh hipnotis yang dilakukan kedua pelaku. Dari aksinya, kedua pelaku berhasil menggondol kalung emas seberat 4 gram milik korban.
“Korban baru tahu menjadi korban hipnotis usai kedua pelaku meninggalkan lokasi. Seketika itu langsung membuat laporan ke Mapolresta Jayapura Kota dan langsung ditindaklanjuti hingga menangkap kedua pelaku,” terang Fajar, Selasa 4 Oktober 2022.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku telah menjual kalung emas korban di Pasar Sentral Hamadi seharga Rp2,6 juta.
Bahkan keduanya diduga terlibat dalam perkara yang sama di wilayah Abepura pada 1 April 2022.
Baca Juga: Persipura Hadapi Persewar Waropen di Derbi Papua, Manajer: Wajib Menang!
“Saat ini tim sedang koordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Abepura. Untuk mengecek laporannya dan tidak menutup kemungkinan kejadian ini bukan baru sekali atau dua kali dilakukan oleh kedua pelaku,” kata Fajar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?