SuaraSulsel.id - Majelis Warga pada Minggu malam (2/10/202) mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden Rakyat. Majelis Warga terdiri dari 57 orang perwakilan dari seluruh wilayah Indonesia.
Deklarasi untuk menggugah publik. Bahwa rakyat berhak menyatakan pilihannya dalam Pilpres 2024. Pilihan tersebut hendaknya diakomodasi oleh partai politik.
Sebagai pihak yang memiliki mandat konstitusional untuk mengusung Calon Presiden.
“Rakyat merupakan jiwa dan dasar adanya demokrasi. Karena itu, kinerja demokrasi haruslah sepenuhnya melibatkan dan mencerminkan kehendak serta perikehidupan rakyat,” ujar Azmi Majid, pegiat warga asal Brebes, Jawa Tengah, yang membacakan deklarasi.
Menurut Azmi, prosedur demokrasi merupakan tata cara yang tidak seharusnya memutus akses rakyat. Dalam ikut ambil bagian dalam proses rekruitmen kepemimpinan nasional.
“Setelah proses panjang pengumpulan aspirasi rakyat, Majelis Warga menyatakan bahwa Anies Rasyid Baswedan, Ph.D. merupakan Calon Presiden Rakyat yang diharapkan rakyat memimpin perubahan guna mengakselerasi perwujudan cita-cita kemerdekaan,” lanjut Azmi yang dalam membacakan deklarasi didampingi Laode Bashir (Sulawesi Tenggara), Ito Simamora (Sumatera Utara), Syarif Hidayatullah (Jakarta) dan Wahid Ahmad (Jawa Timur).
Azmi mengatakan, rakyat percaya bahwa pada waktu yang tepat, partai-partai yang selama ini telah memberikan sinyal berkoalisi, yakni Nasdem, Demokrat dan PKS, akan mendeklarasikan secara resmi nama Anies Baswedan sebagai calon Presiden mereka.
Dengan deklarasi rakyat ini, kata Azmi, rakyat ingin memastikan calon pilihannya memperoleh mandat. Untuk berkontestasi politik di 2024. Guna melanjutkan kepemimpinan nasional.
Di sisi lain, pihaknya juga ingin meyakinkan dukungan Majelis Warga kepada partai-partai yang berniat menjadi pengusung Anies.
Baca Juga: Pilpres 2024: Anies Baswedan Dideklarasikan sebagai Calon Presiden Rakyat
“Perlu kolaborasi antara masyarakat politik dan masyarakat sipil untuk membangun formasi perubahan guna memastikan diwujudkannya apa yang menjadi kepentingan rakyat, bangsa dan negara,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II