MK menceritakan, kejadian bermula pada saat upacara bendera, Senin (19/9/2022) pukul 07.30 Wita.
Saat itu, MK mendapat jadwal piket kerja saat upacara berlangsung. Saat sedang piket, MK mengetahui ada beberapa siswa tak mengikuti upacara.
Para siswa tersebut bersembunyi di salah satu kamar mandi di sekolah.
“Pada saat itu saya berada di pintu gerbang sekolah. Lalu dipanggil salah seorang guru untuk mengecek siswa sedang bersembunyi,” ujar MK.
MK mengungkapkan, saat dicek kamar mandi itu sudah terkunci oleh siswa. Hal itu membuat ia berinisiatif membujuk 11 siswa untuk keluar mengikuti upacara. Namun menurut MK, para siswa enggan membukanya hingga menunggu upacara bendera usai nanti.
“Melihat dorang (mereka-red) tidak membuka pintu, maka saya berinisiatif mengunci pintu utama kamar mandi, agar para siswa yang bersembunyi tidak keluar,” kata MK.
Setelah menunggu sekitar 30 menit, para siswa belum juga keluar dari dalam kamar mandi. Hal itu membuat MK mulai panik bercampur emosi. Apalagi saat salah seorang guru mengecek keberadaan mereka, dari ventilasi keluar asap rokok.
“Saya tidak tahu kalau di dalam itu ada banyak. Pada saat mereka keluar, saya mencoba menahan AH. Ia saya pegang tangannya, tetapi karena dia tetap berusaha meloloskan diri, maka saya langsung memegang kerah bajunya,” papar MK.
Lebih lanjut MK menegaskan tidak ada niat dirinya memukuli apalagi menganiaya para siswa. Para siswa justru hanya diberikan tindakan seperti menghormati bendera dan pembinaan agar mengikuti upacara ke depannya.
“Karena dia (Korban) mendapat kekerasan, teman-temanya juga dipukul agar semua mendapat hukuman yang sama. Setelah kejadian itu saya langsung mengundang perwalian para siswa masing-masing. Bahkan setiap siswa membuat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi,” tutup MK.
Berita Terkait
-
Tangis Bu Guru Pecah, Ternyata Penyebab Muridnya Jarang Sekolah karena Rindu Dibangunin Mendiang Ibu
-
Dipaksa Pakai Hijab, Siswa SMA Negeri di Bantul Nangis sejam Di toilet Sekolah
-
Ruang Kelas SD Lombok Timur Bau Apek Karena Banyak Siswa Tidak Mandi ke Sekolah
-
Cegah Pungli di Sekolah, Syaiful Huda Minta Pemerintah Naikan Anggaran Kemendikbud Jadi 200 Triliun
-
20 Sekolah di Bekasi Tuntas Diperbaiki, Pj Bupati: Belajar Jadi Nyaman
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Remaja di Makassar Rekayasa Penculikan Sendiri, Kirim Voice Note Menangis Minta Tebusan Rp5 Juta
-
6 Kepala Sekolah di Makassar Mengaku Jadi Korban Jual Beli Jabatan
-
Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
-
Kabar Gembira! Arab Saudi Buka Kembali Keran Ekspor Udang Indonesia
-
Dorong Kemandirian Usaha Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Cirebon