SuaraSulsel.id - Kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Sejumlah pelajar sekolah dasar ditabrak mobil pick up saat pulang sekolah.
Akibatnya, dua pelajar tewas di lokasi kejadian. Sementara satu orang lainnya kritis hingga dilarikan ke RSUD Lakipadada untuk menjalani perawatan medis.
Kapolres Tana Toraja AKBP Juara Silalahi membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas antara mobil pickup bernomor DD8632 DG berwarna hitam dengan pejalan kaki.
Dia mengatakan peristiwa itu terjadi di Desa Buntu Datu, Kecamatan Mangkendek, Tana Toraja pada Jumat, 15 September 2022. Kejadiannya sekitar pukul 11.00 wita saat jam pulang sekolah.
"Dua anak meninggal dunia di lokasi. Anak umur 12 dan 8 tahun. Satu lagi kritis dan dua luka ringan. Ditabrak saat pulang sekolah," kata Juara saat dikonfirmasi.
Kecelakaan ini berawal saat pengemudi mobil melaju dari arah Kabupaten Enrekang menuju Tana Toraja. Berdasarkan keterangan saksi, mobil yang mengangkut cat itu dalam keadaan kencang.
Karena susah mengendalikan setir, mobil langsung menabrak lima orang anak yang sedang berjalan kaki di arah kiri. Hal itu menyebabkan para korban terpental hingga dua di antaranya meninggal dan 1 orang dalam kondisi luka berat.
"Keterangan sementara sopir mengantuk sehingga sulit mengendalikan mobil," ungkapnya.
Saat ini sopir bersama satu unit mobil pick up kini telah diamankan di Mapolsek Tana Toraja. Sebelumnya setelah kecelakaan, sopir sempat melarikan diri tapi akhirnya ditangkap oleh polisi.
"Sedang dimintai keterangan di kantor. Dari pengakuan awal, sopirnya mengantuk. Tapi akan kita dalami terlebih dahulu," kata Juara.
Berita Terkait
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Status Hukum Masih Dikaji, Bareskrim Pertimbangkan Sidang Adat Toraja dalam Kasus Pandji
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Mekanisme dan Tata Cara Pemesanan Penukaran Uang Melalui Kas Keliling BI
-
Ustadz Das'ad Latif Bagi-Bagi Angpao Saat Tabligh Akbar di Perayaan Cap Go Meh
-
PT Grand Puri Indonesia Bantah Terlibat Dugaan Penyerobotan Tanah di Samping Hotel
-
Cap Go Meh dan Ramadan di Makassar Jadi Simbol Toleransi
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia