SuaraSulsel.id - Harga ikan segar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, naik akibat jumlah tangkapan nelayan turun.
Sejumlah pedagang di TPI Kota Gorontalo mengaku sudah beberapa hari terakhir pasokan ikan memang berkurang dari nelayan setempat.
"Ombak tinggi di laut tempat nelayan mencari ikan, makanya harga ikan naik karena kurangnya stok," kata salah seorang pedagang, Midun, Jumat (10/9/2022).
Untuk ikan kembung, biasanya dijual dengan harga Rp25 ribu, kini naik menjadi Rp35 ribu, Malalugis dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu/kilogram.
Pedagang lainnya juga mengakui hal yang sama, bahkan menurut mereka banyak nelayan yang memilih untuk tidak melaut atau menunggu hingga cuaca dan kondisi lautan lebih tenang.
Sedangkan salah seorang pembeli, Nur Fatma mengaku harga ikan memang selalu fluktuatif tergantung cuaca hingga musimnya.
"Memang sudah begini ya, kadang naik jika sepi seperti sekarang, tapi biasa juga turun kalau sedang musim ikan," kata dia.
Menurutnya, kenaikan harga ikan masih dapat ditoleransi jika dalam batas wajar dan terjangkau oleh masyarakat.
"Saya tadi beli ikan kembung atau kata orang sini ikan oci, saya beli dua kilogram untuk dikonsumsi keluarga," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo
-
Cara Cek E-Meterai Asli atau Palsu, Jangan Salah saat Daftar Manajer Koperasi Merah Putih
-
Terpopuler: Link Daftar Manajer Kampung Nelayan Merah Putih, Rincian Tarif Listrik per kWh
-
Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih
-
Jadwal Lengkap Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih, Pendaftaran Cuma 10 Hari
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bupati Lutra: Kami Bersyukur Bantuan Bapak Gubernur Sulsel
-
Jalan Seko Dipercepat, Gubernur Sulsel Groundbreaking Ruas Sabbang-Tallang-Sae Rongkong
-
Kisah Penjual Ikan Keliling Naik Haji Setelah Menabung Puluhan Tahun
-
Jangan Tunggu Parah! Pentingnya Deteksi Dini Jantung yang Sering Disepelekan Pasien
-
Perempuan Berdaya, BRILink Mekaar Dorong Ekonomi Kerakyatan dari Desa