Melihat dari performa di beberapa laga terakhir, Aji Santoso cukup optimistis bahwa insting tajam Silvio Junior semakin terasah. Setelah mendapat kepercayaan itu, kini tinggal sang pemain yang akan membuktikannya di lapangan.
"Ya, saya optimis. Mudah-mudahan saja lah. Karena kalau dilihat di beberapa match terakhir, kami selalu dapat beberapa peluang. Maka dari itu untuk pertandingan berikutnya harus lebih baik," harapnya.
Kehadiran pemain berusia 28 tahun itu di posisi ujung tombak bakal sangat krusial. Sebab, PSM sejauh ini jadi tim yang kebobolannya paling sedikit. Persebaya perlu pemain yang cukup klinis untuk mengonversi setiap peluang yang didapatkan.
"Kita tahu kalau mereka adalah salah satu tim yang kemasukannya sedikit. Mereka juga nanti mainnya di kandang, kita semua tahu bagaimana mereka kalau di kandang sendiri. Jadi kami harus punya fighting spirit yang bagus dan diimbangi dengan taktikal," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Rayakan May Day, Wali Kota Makassar Ajak Ribuan Buruh Fun Walk di Karebosi
-
Ribuan Ahli Saraf Kumpul di Makassar, Apa Kabar Masa Depan Kesehatan Otak Indonesia?
-
Zullikar Tanjung Resmi Jabat Kajati Sulteng
-
SEHATI Bantu Orang Tua Kenali Risiko Perilaku Anak Sejak Dini
-
Jeritan Buruh Outsourcing: Tak Ada Skincare, yang Penting Anak Bisa Sekolah