SuaraSulsel.id - Dua bayi di Kota Makassar ikut mendekam di rumah tahanan (rutan) kelas IA Makassar.
Mereka dirawat di rumah tahanan. Karena orang tua mereka terjerat kasus hukum.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sulsel Suprapto mengatakan, dua anak ini terpaksa ikut ibunya ke dalam rumah tahanan.
Karena ibunya harus menyusui bayi tersebut.
"Iya, tapi bayinya tidak ditahan, hanya ibunya. Bayi terpaksa ikut karena masih minum ASI dan tak ada yang mengurus," ujar Suprapto saat dikonfirmasi, Sabtu, 3 September 2022.
Suprapto mengaku tak tahu persis kasus yang menjerat orang tua bayi tersebut. Namun, terpidana mengajukan permohonan ke Rutan agar anaknya bisa ikut ke sel tahanan.
"Dan disetujui karena tidak ada pilihan lain. Kita juga tidak bisa menolak, itu kan kebutuhan anak itu," ungkapnya.
Kendati berada di balik jeruji, kondisi bayi disebut dalam keadaan sehat. Kebutuhan hidupnya juga terpenuhi. Walau ditanggung sendiri oleh keluarga.
Suprapto menambahkan hanya menjalankan putusan pengadilan. Soal kasus yang menjerat orang tua bayi tersebut.
Baca Juga: Alasan Polres Luwu Timur Tidak Menjadikan Ibu Kandung Bayi yang Diadopsi Sebagai Tersangka
Sementara soal keringanan hukuman, menurutnya wewenang polisi dan kejaksaan.
Dari informasi yang dihimpun, ibu dan ayah bayi itu terjerat kasus narkoba. Sementara sang anak masih menyusui. Karena baru berusia satu tahun lebih.
Kedua orang tuanya divonis enam tahun hukuman penjara dan baru setahun menjalani masa hukuman.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix
-
Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Himbara, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Masyarakat
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan