SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika setempat berharap para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan pemasaran digital. Guna mendongkrak pertumbuhan UMKM di Bumi Cenderawasih.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri Yudianto kepada Antara di Jayapura, mengatakan sesuai dengan arahan presiden dimana pada tahun 2024 menargetkan 30 juta UMKM, maka pihaknya mengimbau agar pelaku usaha mau memanfaatkan pemasaran digital.
"Kami di Papua merespons baik sehingga harus mengikuti langkah tersebut, apalagi banyak ekosistem digital yang dibuat oleh pemerintah," katanya, Minggu 21 Agustus 2022.
Menurut Jeri, dengan memanfaatkan digitalisasi banyak keuntungan yang bisa di dapatkan para pelaku UMKM, salah satunya dengan jangkauan pembeli yang sangat luas.
"Dengan begitu UMKM Papua bisa naik kelas untuk itu semua pelaku usaha harus memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun," ujarnya.
Dia menjelaskan dengan demikian tentunya banyak nilai tambah yang didapatkan, selain juga untuk meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri.
"Kami melalui aplikasi yang sudah di buat seperti ada e-katalog lokal yang tujuannya bisa masuk ke pasar digital namun jangkauannya masih di lokal," katanya.
Dia menambahkan untuk infrastruktur memang tidak bisa disamakan dengan daerah lain tapi statusnya kini masih terus dibangun. Untuk itu, lewat UMKM digital diharapkan ada nilai tambah yang bermanfaat dengan dibangunnya infrastruktur tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Permudah Kredit Mobil dan EV, Ajukan Langsung di Super Apps BRImo
-
BRI Ajak Nasabah Tumbuh Bersama di Tahun Kuda Api Lewat BRI Imlek Prosperity 2026
-
DPR RI Ingatkan Bahaya Pemekaran Luwu Raya: Banyak Daerah Bernasib Tragis
-
ASN Kemenag Dilarang Keras Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
-
Inilah Cara Aura Research Bantu Brand Pahami Opini Publik di Medsos