SuaraSulsel.id - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik mengatakan pelaksanaan Festival Sandeq Sulbar pada 9 September 2022 membutuhkan anggaran Rp4,7 miliar dari pihak sponsor dan dukungan swasta.
"Sekitar Rp4,7 miliar dibutuhkan anggaran untuk menyukseskan festival perahu tradisional Sandeq, dan anggaran yang dibutuhkan tersebut tidak berasal dari APBD Sulbar," kata dia di Mamuju, Sabtu (20/8/2022).
Ia menjelaskan Festival Sandeq Sulbar menggunakan anggaran berasal dari pihak sponsor. Serta pihak swasta yang mendukung terlaksana kegiatan Pemprov Sulbar tersebut.
Pemprov Sulbar optimistis kebutuhan anggaran dapat dipenuhi berdasarkan dukungan sejumlah pihak.
Ia menyampaikan telah disepakati bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali bahwa festival perahu tradisional Sandeq di Sulbar, digelar bersama dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh setiap 9 September.
"Pemerintah Sulbar telah menyusun berbagai langkah untuk menyelenggarakan dua kegiatan tersebut yakni Haornas dan Festival Sandeq tersebut, apalagi kegiatan telah mendapat dukungan dari Menpora," katanya.
Ia mengatakan Pemprov Sulbar, Wali Kota Balikpapan (Provinsi Kaltim) Rahman Mas'ud juga akan memberikan dukungan pelaksanaan Festival Sandeg dengan perahu yang akan berlayar mengarungi Selat Makassar, dari wilayah Sulbar menuju Ibu Kota Negara Baru (IKN) di Pulau Kalimantan.
Ia menyampaikan Festival Sandeq untuk menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa melalui budaya Sandeq, Pemprov Sulbar memberikan dukungan pembangunan IKN.
"Sebanyak 34 perahu Sandeq akan berlayar ke Pulau Kalimantan sebagai tanda atau simbol yang dibungkus dalam budaya Sulbar, bahwa 34 provinsi di Indonesia siap memberikan dukungan percepatan pembangunan IKN," katanya.
Baca Juga: Pemprov Sulbar Siapkan 13.200 Bendera Merah Putih Untuk HUT RI ke-77
Berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di Sulbar telah mematangkan kebutuhan untuk mendukung festival itu.
"Seluruh OPD Sulbar telah diminta lebih aktif dan mematangkan seluruh kebutuhan dan memberikan masukan untuk penyempurnaan pelaksanaan Festival Sandeq Sulbar ini," katanya.
Ia menyampaikan rute Festival Sandeq akan dimulai dari Tanjung Silopo, Kabupaten Polewali Mandar menuju Somba dan wilayah Deking di Kabupaten Majene sejauh 170 kilometer, dan selanjutnya menuju Pulau Kalimantan.
Perjalanan perahu dikawal oleh TNI untuk menjaga keselamatan para "passandeq" atau orang yang mengemudikan perahu tradisional tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
CCTV Polsek Ponrang Rusak Dikencingi Kucing saat Pengamanan 7 Mobil Muat BBM Diduga Ilegal
-
ESDM: Kegempaan Gunung Awu di Kepulauan Sangihe Meningkat
-
Tanya Soal Jasa Medis, Wartawan di Palu Malah Dimaki Pejabat: Mau Berteman atau Cari Masalah?
-
Sekda Sulbar Ajak Masyarakat Tidak Berlebihan Rayakan Idul Adha