SuaraSulsel.id - Pasangan suami istri yang dianiaya sambil menggendong anak di Kabupaten Jeneponto viral di media sosial.
Polisi bergerak cepat dan sudah mengamankan dua orang pelaku.
Kasatreskrim Polres Jeneponton AKP Nasruddin mengatakan dua orang pelaku yakni TF (17) dan AS (19) sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
Sementara, tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
"Dari lima pelaku, dua orang sudah ditangkap di rumahnya. Tiga dalam pengejaran," ujar Nasruddin, Minggu, 21 Agustus 2022.
Nasruddin meminta agar ketiga pelaku lainnya segera menyerahkan diri. Polisi sudah mengantongi identitas mereka.
Kata Nasruddin, rata-rata pelaku masih berusia remaja. Bahkan ada yang berstatus pelajar.
Motifnya juga sepele. Mereka tak terima diklakson oleh korban.
Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 16 Agustus 2022 lalu. Sekitar pukul 17.00 wita.
Baca Juga: Tak Dipecat, Guru yang Diduga Aniaya Murid di SMKN 1 Jakarta Dimutasi
Korban bernama Wandi beserta istri dan anaknya sedang melintas ke arah kabupaten Gowa menggunakan kendaraan roda empat.
Mobil yang digunakan beriringan dengan roda dua yang digunakan para pelaku berkostum pemain bola.
Karena disalip dan diklakson, pelaku tak terima. Terjadilah aksi saling kejar mengejar.
Mobil korban kemudian diadang dan jadi sasaran para pelaku. Mobilnya dirusak, sementara korban ditendang dan dipukul.
Parahnya, para pelaku tak peduli ada balita yang digendong oleh korban. Aksi penganiayaan itu kemudian direkam oleh warga sekitar dan dilaporkan ke polisi.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Komitmen Digital BRI Berbuah Sertifikasi ISO/IEC 25000, Jamin Sistem Lebih Andal
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset
-
Geger WNA Asal China Punya KTP Indonesia, Modus Licik 'Ubah Usia' Terbongkar di Makassar