SuaraSulsel.id - Ada perayaan yang berbeda dalam Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu (17/8/2022). Lantaran sejumlah pemuda menggelar aksi pengibaran bendera merah putih di Jembatan Teluk Kota Kendari.
Bendera merah putih yang dibentangkan pun tak main-main, ukurannya mencapai 770 meter.
Promotor aksi sekaligus Ketua Umum Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Kendari La Ode Izhar mengatakan pengibaran itu telah direncanakan bersama rekan-rekannya sejak dua pekan lalu.
"Panjangnya 770 meter. Kalau tahun (2021) lalu hanya 76 meter, kita targetkan pengibaran kali ini menjadi Merah Putih terpanjang yang dikibarkan pemuda khususnya di Sulawesi Tenggara," katanya seperti dikutip Antara.
Meski diguyur hujan, namun tidak menyurutkan niat mereka untuk tetap mengibarkan Bendera Merah Putih di salah satu ikon baru Kota Kendari tersebut. Tak hanya mereka, sejumlah warga yang melintas pun spontan ikut mengibarkan Bendera Merah Putih diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya di jembatan tersebut.
Bendera merah putih tersebut dibentangkan di salah satu lajur jembatan.
Dalam proses pembuatannya, Izhar mengaku bendera merah putih tersebut dijahit oleh salah satu penjahit yang ada di daerah Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia selama kurang lebih 12 jam.
"Kemarin sore jam tiga saya antar kain 20 gulung, diselesaikan tadi pagi jam 07.00 WITA oleh salah satu penjahit di Anduonohu. kebetulan dia panggil lima orang keluarganya," ujar dia.
Pada momen HUT Kemerdekaan RI ini, dia mengajak anak muda khususnya yang ada di Kota Kendari agar menciptakan suatu karya yang bisa bermanfaat dan mengharumkan nama daerah baik di skala lokal, nasional bahkan global.
Baca Juga: HUT ke-77 Republik Indonesia, Bendera Merah Putih Berkibar di Negeri di Atas Awan
"Saya yakin kegiatan ini bisa menginspirasi bahwa kita anak pelosok kita Anak Pinggiran dari NKRI ini bisa melakukan sesuatu yang luar biasa dan bisa dilihat oleh nasional," katanya.
Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman bertindak sebagai inspektur upacara pengibaran Bendera Merah Putih, sedangkan pemimpin upacara La Ode Izhar.
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, Wakil Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Ketua DPRD Kota Kendari Subhan, Kapolresta Kendari Kombes Muhammad Eka Fathurrahman, dan sejumlah pejabat lainnya turut menyaksikan pembentangan Bendera Merah Putih di jembatan itu.
"Kita sangat apresiasi karya para generasi muda kita. Alhamdulillah, pengibaran Merah Putih kali ini diikuti dan antusias warga sangat tinggi,” kata Wali Kota Kendari.
Kapolresta Kendari Kombes Muhammad Eka Faturahman juga mengapresiasi kegiatan positif dari anak muda di Kota Kendari. Dia berharap dengan kreatifitas pemuda di wilayah ini bisa mendorong terciptanya wilayah yang selalu aman dan kondusif.
"Kami mengapresiasi kegiatan masyarakat ini dengan adik-adik Mapala yaitu melakukan upacara dengan pengibaran yang sangat luar biasa bendera sepanjang 770 meter memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke-77," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Subsidi Penerbangan Pemprov Sulsel Permudah Akses Mudik dan Konektivitas Wilayah Kepulauan
-
Pembangunan Islamic Center Mandeg, Mahasiswa Luwu Timur Tagih Janji Bupati Irwan Bachri
-
Hadiri Acara Saudagar Bugis, Sherly Tjoanda Ungkap Kisah Ayah yang Pernah Hidup Susah di Makassar
-
Ancaman Krisis Pangan 2026 Dampak 'Godzilla' El Nino, Amankah Stok Beras di Lumbung Pangan Sulsel?
-
Respon Kasus Bayi Dijual di Makassar, Veronica Tan: Beban Ekonomi dan Pengasuhan Jadi Akar Masalah