SuaraSulsel.id - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengaku tak mempermasalahkan pembinaan untuk Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka tingkat nasional kini ditangani oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila Kepada Generasi Muda Melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, para anggota Paskibraka tersebut juga mendapatkan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) oleh BPIP.
"Mulai tahun ini persiapan untuk Paskibraka di tingkat nasional di BPIP, ada Perpres-nya ya, kalau dulu di tempat kami (Kemenpora) sekarang sudah di BPIP, tapi bagi kami tidak ada masalah sama saja, tetap 'support'," kata Menpora saat ditemui di kawasan Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Menpora menjelaskan pihaknya tetap memfasilitasi seleksi dan pelatihan anggota Paskibra di tingkat provinsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Baca Juga: Menpora Berharap Pertemuan dengan Presiden Suntik Semangat Para Pemain Timnas Indonesia U-16
Menurut dia, perubahan tanggung jawab pembinaan dari Kemenpora ke BPIP tidak menjadi persoalan, mengingat pelatihan baris-berbaris sebagai persiapan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Upacara Penurunan Bendera tetap dilakukan oleh Komando Garnisun.
"Baik Kemenpora maupun BPIP hanya memfasilitasi, tapi pelatihan langsung ditangani Garnisun jadi tidak ada perubahan apa-apa," tutur Menpora.
Adapun Menpora Zainudin Amali pada Senin sore turut mendampingi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam Upacara Pengukuhan 68 anggota Paskibraka yang bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada Rabu, 17 Agustus 2022.
Berbeda dengan dua tahun terakhir, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) akan diturunkan secara penuh sesuai formasi 17-8-45 dalam Upacara HUT Ke-77 RI.
"Mudah-mudahan anak-anak kita bisa bertugas dengan baik, kan ini seleksi dari tingkat kabupaten naik ke provinsi dan ke nasional dan dilatih sebulan di Jakarta mudah-mudahan mereka tidak ada masalah apa-apa terutama kesehatan," ujar Menpora. (Antara)
Berita Terkait
-
Menpora Tersenyum Sebut Nama Emil Audero, Dean James dan Pelupessy, Kenapa?
-
Menpora Bongkar Timnas Bahrain Minta Pakai Rantis Datang ke GBK
-
Ditemui Dubesnya, Menpora Pastikan Sambut Bahrain dengan Keamanan Internasional
-
Babak Baru Polisi Tembak Pelajar di Semarang: Aipda Robig Segera Diadili Kasus Gamma
-
Saling Berbantah antara PSSI dan Kemenpora, Cek Ombak atau Sebuah Ketidaksinkronan?
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?