SuaraSulsel.id - Sebuah video detik-detik jembatan gantung ambruk saat dilewati viral di media sosial. Warga yang melintas ternyata sedang mengevakuasi orang sakit.
Kejadiannya Jumat, 5 Agustus 2022, malam hari. Jembatan kayu yang terletak di Desa Polewali, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan itu memang kondisinya sudah lapuk.
Saat kejadian, ada warga yang hendak dievakuasi ke Puskesmas oleh warga sekitar untuk berobat. Untungnya, pasien sudah tiba di ujung jembatan saat tali jembatan ada yang tiba-tiba putus.
Sementara, warga lain yang sementara melintas di jembatan langsung jatuh ke dalam sungai. Bahkan ada diantaranya merupakan Kepala Desa.
Kapolsek Kajuara AKP Edi Gunawan mengatakan jembatan diduga kelebihan beban. Akibatnya ada tali jembatan yang putus dan miring.
"Diduga kelebihan beban makanya miring. Dari informasi, ada sekitar puluhan orang yang melintasi," ujar Edy, Sabtu, 6 Agustus 2022.
Puluhan warga yang sedang melintas di jembatan sontak langsung tercebur ke sungai. Beruntung, tak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
Sementara, warga lain hanya bisa menangis histeris saat jembatan sudah terjungkal. Mereka hanya bisa memanggil nama keluarganya masing-masing.
"Tidak ada yang meninggal, tapi ada beberapa yang terluka. Sudah dievakuasi langsung ke puskesmas," ungkapnya.
Jembatan gantung ini merupakan akses terdekat untuk tiga desa di Kecamatan Kajuar. Yakni, Desa Polewali, Desa Polewali, Desa Mallahae dan Desa Massangkae.
Jembatan tersebut jadi alternatif warga sekitar untuk menjual hasil bumi, ataupun jika ingin berobat.
"Ada jalur lain yang bisa dilalui kendaraan hanya saja jauh. Mutar dulu. Makanya jembatan ini selalu jadi pilihan warga," kata Edy.
Kondisi jembatan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan yang ambruk saat dilintasi oleh warga yang sedang mengevakuasi orang sakit.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!
-
Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma
-
Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia
-
Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek
-
Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bupati Lutra: Kami Bersyukur Bantuan Bapak Gubernur Sulsel
-
Jalan Seko Dipercepat, Gubernur Sulsel Groundbreaking Ruas Sabbang-Tallang-Sae Rongkong
-
Kisah Penjual Ikan Keliling Naik Haji Setelah Menabung Puluhan Tahun
-
Jangan Tunggu Parah! Pentingnya Deteksi Dini Jantung yang Sering Disepelekan Pasien
-
Perempuan Berdaya, BRILink Mekaar Dorong Ekonomi Kerakyatan dari Desa