SuaraSulsel.id - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Makassar, menunggu kepulangan salah seorang pekerja migran Indonesia (PMI) korban penyekapan di Kamboja asal Parepare, Sulawesi Selatan.
Kepala UPT BP2MI Makassar Agus Bustami di Makassar, mengatakan sampai saat ini baru terdata satu orang PMI berinisial AR yang berasal dari Parepare, Sulsel.
"Sementara ini baru terdata satu orang (AR). Untuk rencana kepulangannya ke tanah air, masih dalam proses," ujarnya.
Ia menjelaskan, kepulangan para pekerja migran yang sempat disekap di Kamboja direncanakan pekan ini. Pihaknya sudah mempersiapkan untuk mengantarkan ke kampung halamannya.
"Kepulangan dilakukan secara kolektif dari Jakarta. Mungkin PMI yang bersangkutan setelah tiba di Jakarta, kemudian menggunakan pesawat ke Makassar dan lanjut ke Parepare," katanya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan puluhan pekerja migran Indonesia yang disekap di Negara Kamboja segera dipulangkan ke Tanah Air pekan ini.
Dia menjelaskan Pemerintah Indonesia akan mengevakuasi semua PMI yang disekap. Para pekerja itu akan ditampung sementara di Phnom Penh setelah melakukan perjalanan sekitar enam jam dari lokasi penyekapan.
Selanjutnya, BPMI akan menerima di Tanah Air dan langsung memulangkan mereka ke kampung halaman. (Antara)
Baca Juga: Menlu RI Temui Pekerja Migran Indonesia yang Diperdagangkan di Kamboja
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Polda Sulteng Janji Usut Tuntas Kasus Pembakaran PT RCP Morowali Secara Transparan
-
SMKN 4 Kendari Kembalikan Uang Iuran Siswa Rp200 Juta, Ini Alasannya!
-
DPRD Soroti Penangkapan Aktivis di Morowali: 'Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas'
-
DPRD Sulteng Soroti Penegakan Hukum 'Tebang Pilih' dalam Konflik Tambang di Morowali
-
Kasus Adik Bunuh Kakak di Makassar 'Ujian' Pertama KUHP dan KUHAP