Setiap hari Reynaldi harus berjibaku menggunakan kostum badut yang serba tebal. Dia berbagi tugas dengan temannya.
"Siang hari teman saya, malamnya saya. Sampai jam 11 malam," ungkapnya.
Dalam sehari, ia bisa mendapat uang Rp 150 ribu sekali mengamen. Itu pun jika posisinya ramai dan banyak dermawan yang memberinya uang.
Beda cerita saat sepi. Dalam sehari, ia paling banyak mengumpulkan uang Rp 50 ribu. Uang itu pun harus mereka sisihkan untuk membayar biaya indekos.
"Saya jalan kaki dari SPBU ke SPBU di sepanjang Jalan Perintis. Kadang singgah di depan tempat perbelanjaan," ujarnya.
Reynaldi berharap bisa mencari uang dengan aman dan nyaman di kota ini. Tidak ada penertiban oleh petugas seperti di daerah lain.
"Sejauh ini belum ada tapi semoga tidak ada, mba. Kasihan kalau harus lari dikejar-kejar pakai boneka ini," harapnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group
-
GIIAS Makassar 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Merek Otomotif Global dan Kendaraan Terbaru
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat Rangkul 44 Ribu Siswa, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso