SuaraSulsel.id - Kementerian Agama kembali mengingatkan jamaah haji agar jangan merokok di sekitar Masjid Nabawi dan hotel di Madinah karena melanggar ketentuan pemerintah Arab Saudi.
"Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melarang keras jamaah dari negara manapun merokok di sekitar Masjid Nabawi," ujar Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama Akhmad Fauzin dalam konferensi pers pelaksanaan ibadah haji yang diikuti dari Jakarta, Rabu.
Fauzin menyampaikan bahwa merokok sembarangan dapat mengganggu aktivitas jamaah, bisa mengakibatkan polusi, dan juga bisa menyebabkan kebakaran.
Apabila jamaah haji kedapatan merokok, maka akan terkena sanksi berupa denda sebesar 200 Riyal atau Rp800 ribu.
"Larangan ini berlaku sepanjang waktu dan tidak hanya pada saat musim haji berlangsung," kata Fauzin.
Untuk itu, kata Fauzin, kepada siapa saja yang terbukti dan tertangkap melanggar ketentuan tersebut, akan diberikan sanksi teguran lisan sampai hukuman kurungan.
"Pemerintah mengimbau agar jamaah haji Indonesia tetap mematuhi ketentuan tersebut demi kesehatan jemaah, kenyamanan dan keamanan lingkungan Masjid Nabawi," kata Fauzin.
Sementara itu terkait kepulangan jamaah hingga Rabu, jamaah haji reguler yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 14.393 orang dan jamaah haji khusus sebanyak 2.600 orang.
Untuk kepulangan hari ini, ada lima kelompok terbang (kloter) yang menuju empat debarkasi, yaitu satu kloter debarkasi Jakarta-Pondokgede/JKG (393 orang), dua kloter debarkasi Jakarta-Bekasi/JKS (819 orang), satu kloter debarkasi Padang/PDG (392 orang), dan satu kloter debarkasi Surabaya/SUB (445 orang).
Baca Juga: Kedatangan 203 Jamaah Haji Asal Metro Disambut Walikota Wahdi
"Total sebanyak 2.049 orang yang pulang hari ini," kata dia.
Adapun data jamaah sakit, sampai hari ini ada 114 orang yang sakit dan sedang dirawat. Sebanyak 26 orang dirawat di RS Arab Saudi dan 88 lainnya dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah.
Sementara, jamaah wafat bertambah satu orang atas nama Simin Bakir Usman asal Embarkasi Makassar. "Sehingga jumlah jamaah wafat sampai hari ini sebanyak 62 orang," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Anak, Oknum TNI AD di Kendari Kabur Saat Diinterogasi
-
Dukung Makan Bergizi Gratis, Unhas Siap Jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur
-
Makassar Bakal Kehabisan Tempat Pemakaman di 2028, Apa Langkah Pemkot?
-
Teror Kejahatan di Kota Makassar Kian Marak, Apa Pemicunya?
-
Unhas Kampus Pertama Kelola MBG, Rektor: Ini Laboratorium Nyata Bagi Kami