SuaraSulsel.id - Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar menangkap tiga pencuri HP asal Gorontalo. Mereka ditangkap saat kabur ke Makassar, Sabtu, 16 Juli 2022.
Kanit Jatanras Polrestabes Makassar Iptu Hamka mengatakan, ketiga pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Mereka melakukan aksi pencurian di salah satu toko ponsel di Gorontalo pada hari raya Idul Adha.
"Kejadian saat hari raya Idul Adha lalu. Saat itu pemilik toko sedang salat Id," ujar Hamka.
Polda Gorontalo yang mendapat informasi pelaku kabur ke Makassar langsung menghubungi Jatanras. Para pelaku kabur menggunakan kapal laut.
"Ketiga pelaku adalah DPO. Mereka melarikan diri ke Makassar dengan menggunakan kapal laut," ungkapnya.
Pelaku adalah Subair (42), Ahmad (34), dan Yones (45). Mereka ditangkap sesaat setelah turun dari kapal.
Mereka diamankan beserta barang bukti hasil curian di Pelabuhan Makassar.
Kata Hamka, pelaku membobol sebuah toko ponsel di Pohuwatu, Gorontalo, pekan lalu. Mereka membawa kabur 130 buah telepon seluler.
Baca Juga: Kunjungi Anak Tirinya di Gorontalo, Kakek Asal Bolaang Mongondow Malah Cabuli Cucu Sendiri
Ahmad dan Yones adalah eksekutor pencurian. Sementara, Subair bertugas sebagai pemantau.
Kata Hamka, para pelaku akan diserahkan ke Polda Gorontalo untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka dikenakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan hukuman pidana penjara paling lama lima tahun.
Kasat Reskrim Pohuwato Iptu Arie Agustyanto Yos mengatakan HP tersebut milik Gorontalo Cell di Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Peristiwa terjadi pada Minggu 10 Juli 2022. Korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp339 juta.
Kawanan pencuri melakukan aksinya pada saat penjaga toko pergi salat pukul 06:35 Wita. Toko dalam keadaan terkunci.
Saat mereka kembali dari salat ied pukul 08:00 Wita, pintu belakang sudah dalam keadaan terbuka.
“Sebanyak 150 unit handphone dan uang tunai Rp10 juta diambil. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp339 juta,” jelas Arie.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap
-
Banjir Landa Kota Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
-
Terbongkar! Rahasia Pelatih Persebaya Marah Usai Kalahkan PSM
-
Sakit Hati PSM Kalah 1-0, Tomas Trucha: Masalah Kami Bukan di Pertahanan
-
Papua Connection Kutuk Kekejaman KKB, Suara Kemanusiaan Tak Boleh Kalah di Papua