SuaraSulsel.id - Sopir taksi berlumuran darah membuat kaget petugas jaga di Mapolda Papua. Polisi langsung melakukan evakuasi ke RSUD Dok II Jayapura untuk memberikan pertolongan medis.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, seorang sopir taksi atau angkutan umum di Kota Jayapura bernama La Engga (42 tahun), berlumuran darah. Akibat dikeroyok sejumlah preman di kawasan Pantai Base G, Distrik Jayapura Utara.
Beruntung La Engga berhasil menyelamatkan diri ke Markas Polda Papua. Sementara mobil yang dikemudikannya mengalami rusak berat.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Dean Mackbon saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Jayapura Utara, AKP Jahja Rumra, Jumat 15 Juli 2022 membenarkan peristiwa tersebut.
Jahja menjelaskan, peristiwa ini bermula saat korban tengah tidur di dalam mobilnya di kawasan Pantai Base-G, Distrik Jayapura Utara. Kemudian dua orang tidak dikenal menghampiri korban dan melakukan pemalakan serta pemukulan hingga berlumuran darah.
Seketika itu, korban langsung kabur menggunakan mobilnya meninggalkan lokasi kejadian. Sialnya, hendak kabur dari lokasi, ada seseorang yang tidak dikenalnya berada tepat di depan mobil korban hingga tertabrak.
“Masyarakat yang ada di lokasi kejadian melihat mobil kabur tersebut, kemudian meneriaki korban adalah pelaku tabrak lari hingga dilakukan pengejaran dan pelemparan oleh warga. Untuknya korban berhasil kabur dan mengamankan diri ke Mapolda Papua,” terang Jahja.
Polsek Jayapura Utara saat ini masih mencari keterangan para saksi guna mengungkap para pelaku pengeroyokan terhadap korban. Sementara mobil korban telah diamankan di Mapolsek Jayapura Utara sebagai barang bukti.
“Dalam kejadian tersebut ada tiga kasus yang terjadi di antaranya yakni, kekerasan terhadap orang (pengeroyokan), kekerasan terhadap barang (perusakan) dan Laka lantas. Nah saat ini, kami masih menunggu laporan korban laka lantas,” ujar Jahja.
Baca Juga: Polisi Arahkan Korban Pelecehan Seksual Sopir Taksi Penyembuhan Trauma ke Psikolog
Berita Terkait
-
Darren Wang Terseret Kasus Percobaan Pembunuhan, Serang Sopir Taksi hingga Petugas Dispathcer
-
Noh Alam Shah Ceritakan Alasan Jadi Sopir Taksi Online pada 2014
-
Dramatis! Sopir Taksi Online Lawan Begal Mobil di Bandarlampung, Tabrakkan Diri ke Mobil Lain
-
Begini Nasib Brigadir DK, Usai 'Bentak' Sopir Taksi Saat Kawal Mobil RI 36
-
Polisi Gercep Cari Sopir Taksi yang Halangi Mobil Raffi Ahmad, Netizen Nyinyir: Disuruh Nyari Maling Ogah-ogahan..
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka