SuaraSulsel.id - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat serapan atau realisasi anggaran APBD 2022. Agar masyarakat segera merasakan manfaat pembangunan.
"Meskipun realisasi anggaran APBD yang dikelola pemerintah Sulbar tertinggi kedua di Indonesia, itu bukan hasil yang bagus," kata Akmal Malik, Kamis 14 Juli 2022.
Ia menyebutkan realisasi belanja APBD Sulbar saat ini telah mencapai 40 persen dari anggaran APBD 2022 Sulbar dengan besaran sekitar Rp2 triliun.
Namun, menurut dia, realisasi tersebut masih sangat rendah karena saat ini telah memasuki triwulan ketiga atau berada pada semester dua masa penggunaan anggaran.
"Seharusnya realisasi anggaran APBD sudah di atas 50 persen, agar masyarakat secepatnya merasakan pembangunan yang dijalankan pemerintah," katanya.
Oleh karena itu ia memerintahkan OPD melakukan percepatan kinerja agar program pembangunan tidak menumpuk dan direalisasikan pada akhir tahun.
"Kerjakan sekarang, jangan ditumpuk pada akhir tahun, komunikasi OPD harus ditingkatkan dalam menyukseskan pelaksanaan setiap program pembangunan," katanya.
Ia juga meminta Pemprov Sulbar dapat menyelaraskan program prioritas yang dilaksanakan dengan pokok pokok pikiran DPRD Sulbar sehingga pembangunan berjalan baik dan masyarakat merasakan pembangunan.
Ia mengatakan pihaknya juga terus melakukan inspeksi mendadak ke seluruh OPD untuk memantau langsung kinerja dalam menjalankan program.
Baca Juga: Penjabat Gubernur Sulbar Minta Penyaluran Daging Kurban Menggunakan Daun Pisang Atau Daun Jati
"Saya berkeliling ke seluruh kantor OPD lingkup Pemprov Sulbar untuk meminta mereka meningkatkan kinerja, agar serapan anggaran dari program yang dilaksanakan dapat terealisasi secepatnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik