SuaraSulsel.id - Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menyiapkan tiga dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelang Idul Adha 1443 Hijriah sekaligus mendeteksi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kendari Sahuriyanto mengatakan pemeriksaan hewan kurban dilakukan lebih intensif menjelang Idul Adha 1443 Hijriah di daerah setempat.
Pihaknya juga telah membentuk tim tanggap cepat yang bertugas melokalisasi lalu lintas ternak yang akan masuk kota tersebut.
"Kami sudah buatkan SK timnya dan sudah berjalan. Bukan hanya dokter hewan, tapi di internal Dinas Pertanian juga ada dokter yang siap melayani kalau ada informasi dari masyarakat tentang gejala klinis penyakit PMK," ungkap dia, Senin 4 Juli 2022.
Menurut dia, kondisi hewan kurban yang sudah tiba di Kendari dalam kategori aman dan tanpa ada penyakit apapun.
Pihaknya terus melakukan pengawasan hewan kurban di Balai Karantina Hewan dengan didukung pihak keamanan setempat.
Dia mengatakan masalah PMK ini sudah menjadi isu nasional sehingga ternak-ternak yang ada di Indonesia itu dikarantina terlebih dahulu untuk mengantisipasi penularan penyakit tersebut.
"Alhamdulillah hingga saat ini belum ada laporan dari pihak petugas kami ataupun dari masyarakat peternak terkait gejala, maupun ciri-ciri penyakit mulut dan kuku di Kota Kendari dan bahkan Sultra secara keseluruhan," tuturnya. (Antara)
Baca Juga: Cegah Kerumunan, Gibran Imbau Panitia Antar Daging Kurban ke Rumah Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BRI Optimistis Miliki Ruang Cukup untuk Dorong Ekspansi Kredit secara Selektif
-
Jaga Ketahanan Pangan Nasional, DPR RI Siap 'Suntik' Dana untuk Badan Karantina Indonesia
-
Semua Siswa Ubah Kartu Keluarga Daftar SMA Sudah Terdeteksi, Disdik Sulsel: Langsung Ditolak!
-
Waspada! Pengiriman Hewan Kurban Antarpulau Melonjak, Karantina Diperketat
-
Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja