Borneo FC menjadi tuan rumah ketiga babak delapan besar yang berhasil melangkah menuju babak selanjutnya, setelah Arema Malang dan PSIS Semarang. Satu tuan rumah lainnya yakni Persib Bandung gagal melangkah setelah dikalahkan PSS Sleman melalui adu penalti.
Pada pertandingan malam itu, kesebelasan Borneo FC cukup mengambil inisiatif menyerang dan cukup mendominasi penguasaan bola sejak menit awal babak pertama.
Borneo berhasil unggul melalui gol cepat Agung Prasetyo pada menit ke enam melalui sundulan kepala memanfaatkan umpan umpan sepak pojok Jonathan Bustos.
Unggul 1-0, membuat semangat para pemain Borneo kian berlipat untuk menggandakan keunggulan.
Melalui kerjasama dengan Stefano Lilipaly, penyerang Borneo FC Mataheus Pato berhasil menyarangkan bola ke gawang PSM yang dikawal Reza Arya Pratama pada menit 18.
Tim PSM, berupaya mengejar ketertinggalan dan membuat peluang melalui Rasyid Assahid Bakri dan Everton Nascimento namun sayangnya belum bisa merubah papan skor hingga jeda waktu turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares merubah strategi dengan memasukkan sejumlah pemain bertipe penyerang untuk meningkatkan daya dobrak di lini depan.
Ketatnya pertahanan Borneo, membuat skema penyerangan tim berjuluk Juku Eja kandas oleh barisan pertahanan ataupun kesigapan penjaga gawang Angga Saputro.
Tim PSM baru bisa memperkecil keunggulan tuan rumah menjadi 2-1 pada menit 74, melalui eksekusi tendangan bola mati oleh Willem Jan Pluim.
Baca Juga: Tumbangkan Bhayangkara FC, PSIS Semarang Melaju ke Semi Final
Gol yang diciptakan Pluim, melecut semangat para pemain PSM untuk menambah satu gol demi menyamakan papan skor.
Tensi pertandingan semakin meningkat menjelang sepuluh menit waktu normal akan berakhir, karena kedua kesebelasan saling bergantian menciptakan peluang untuk mencetak gol.
Wasit Toriq Alkatiri mengganjar kartu merah pemain PSM Makassar Yakob Sayuri di babak tambahan waktu, karena Yakob menendang bola dengan keras ke luar lapangan.
Yakub terlihat cukup emosional kepada boy ball yang dinilainya lambat memberikan bola untuk tim PSM yang mendapatkan bola mati.
Kejadian itu sempat menimbulkan ketegangan di bench pemain PSM, dan terlihat penonton ikut reaksional sehingga pertandingan sempat dihentikan untuk beberapa saat.
Setelah berdiskusi, Wasit Toriq Alkatiri kemudian melanjutkan lagi pertandingan dan beberapa saat kemudian meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Borneo FC.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
SEHATI Bantu Orang Tua Kenali Risiko Perilaku Anak Sejak Dini
-
Jeritan Buruh Outsourcing: Tak Ada Skincare, yang Penting Anak Bisa Sekolah
-
Gagal Jadi Direksi PAM-TM? Ini Motif Oknum Polisi Mengamuk di Rumah Wali Kota Palopo
-
Oknum Polisi yang Terobos Rumah Wali Kota Palopo Diperiksa Propam
-
Rekaman CCTV Detik-detik Oknum Polisi Panjat Pagar Rumah Wali Kota Palopo Sambil Bawa Senjata Tajam