Beberapa hari kemudian, petugas Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Gorontalo Provinsi melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan ternak miliknya.
“Diambil darah, kotorannya, hingga hingga diperiksa Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Saat diperiksa kondisi kesehatan, Hercules memenuhi kriteria dijadikan hewan kurban. Mulai dari kesehatannya, berat bobot, panjang, hingga tinggi badan,” ungkap Muhamad Afif.
Muhamad Afif mengaku, pada 2021, ternak sapinya pernah ditawari seseorang dengan harga Rp85 Juta. Namun dia tidak memiliki niat untuk menjualnya.
Tahun ini Muhamad Afif rela melepas sapinya karena yang membeli orang nomor satu di Indonesia. Uang dari penjualan sapi rencananya akan dipakai untuk merenovasi kandang, membeli pakan ternak, serta menyedekahkan ke panti asuhan.
“Kalau bukan bapak Presiden Jokowi yang membeli saya tidak kasih,” kata Muhamad Afif sembari tersenyum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Permudah Kredit Mobil dan EV, Ajukan Langsung di Super Apps BRImo
-
BRI Ajak Nasabah Tumbuh Bersama di Tahun Kuda Api Lewat BRI Imlek Prosperity 2026
-
DPR RI Ingatkan Bahaya Pemekaran Luwu Raya: Banyak Daerah Bernasib Tragis
-
ASN Kemenag Dilarang Keras Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
-
Inilah Cara Aura Research Bantu Brand Pahami Opini Publik di Medsos