Beberapa hari kemudian, petugas Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Gorontalo Provinsi melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan ternak miliknya.
“Diambil darah, kotorannya, hingga hingga diperiksa Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Saat diperiksa kondisi kesehatan, Hercules memenuhi kriteria dijadikan hewan kurban. Mulai dari kesehatannya, berat bobot, panjang, hingga tinggi badan,” ungkap Muhamad Afif.
Muhamad Afif mengaku, pada 2021, ternak sapinya pernah ditawari seseorang dengan harga Rp85 Juta. Namun dia tidak memiliki niat untuk menjualnya.
Tahun ini Muhamad Afif rela melepas sapinya karena yang membeli orang nomor satu di Indonesia. Uang dari penjualan sapi rencananya akan dipakai untuk merenovasi kandang, membeli pakan ternak, serta menyedekahkan ke panti asuhan.
“Kalau bukan bapak Presiden Jokowi yang membeli saya tidak kasih,” kata Muhamad Afif sembari tersenyum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045