Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Rabu, 22 Juni 2022 | 14:04 WIB
Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggelar pertemuan dengan kepala perwakilan duta besar negara-negara muslim di Gedung DMI, jalan Matraman, Jakarta Timur, Rabu, 22 Juni 2022 [SuaraSulsel.id/Tim Media JK]

Tak heran jika masjid dan musala tersebar di banyak tempat. Seperti di perkantoran, pusat perbelanjaan bahkan di setiap SPBU milik Pertamina, pasti ada musala kecil. Dari 800 ribu masjid tersebut, 90 persen dikelola oleh organisasi dan tidak dibawah kontrol pemerintah.

Banyaknya masjid tersebut tentu hal yang bagus. Namun DMI menilai, perlu pengelolaan yang lebih baik. Sebab DMI ingin melihat masjid tidak bisa terlihat makmur sendiri tapi juga sejatinya memakmurkan masyarakat sekitarnya.

Selain itu, DMI juga ingin melihat masjid berfungsi sebagai pusat-pusat pendidikan.

"Sudah mulai mengarah ke sana, seperti Masjid Al-Azhar di Kemayoran yang lengkap dengan fasilitas pendidikannya," tambah JK.

Baca Juga: Jemaah Haji Diajak Berwisata ke Masjid Pertama Dibangun Rasulullah di Madinah

Dengan visi itu juga, DMI sementara membangun museum Rasulullah. JK menegaskan, jika bangunan museum Rasulullah tersebut merupakan yang pertama di luar Arab Saudi.

JK juga menyebut pembangunan Univesitas Islam Internasional (UII), yang didirikan untuk meningkatkan pengakuan masyarakat akademik internasional atas peran Islam di Indonesia.

Pembangunan itu juga untuk menjadikan Indonesia menjadi salah satu pusat peradaban Islam di dunia melalui jalur dan jenjang pendidikan tinggi yang memenuhi standar internasional.

Di akhir sambutannya, JK menyebutkan sejumlah program dari DMI dalam perannya mengelola masjid di Indonesia.

Seperti perbaikan akustik masjid (sound system), penerapan aplikasi masjid dan media digital, masjid bersih dan sehat, pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.

Baca Juga: Terekam Kamera CCTV, Aksi Seorang Pria Curi Uang di Kotak Amal Masjid

Membuat manajemen kemasjidan, sertifikasi tanah/ waqaf, arsitektur masjid, pendidikan dan dakwah, wisata religi berbasis masjid, pembangunan gedung DMI serta berupaya memberdayakan para dai dan mubaligh.

Load More