SuaraSulsel.id - Bupati Muna LM Rusman Emba hari ini diminta penyidik datang ke Mapolda Sulawesi Tenggara. Untuk memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan penipuan dan penggelapan.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, mantan Anggota DPD RI itu dilaporkan oleh Aswar atas dugaan penipuan atau penggelapan.
Ditreskrimum Polda Sultra pun akhirnya melayangkan surat panggilan klarifikasi terhadap Rusman Emba.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sultra, AKBP Bambang Wijanarko yang dikonfirmasi membenarkan pemanggilan terhadap Bupati Muna Rusman Emba atas laporan Aswar. Pemanggilan dijadwalkan besok, Jumat (17/6/2022) di ruang Unit III Subdit Ditreskrimum Polda Sultra.
"Ia, kalau ada suratnya, ya benar," ungkapnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (16/6/2022).
Bambang Wijanarko tidak merincikan kasus apa yang disangkakan pada bupati Muna tersebut. Namun pemanggilan tersebut guna keperluan penyelidikan atas aduan Aswar pada 12 Maret lalu.
"Surat undangan, berarti sifatnya masih penyelidikan," ujarnya.
Sementara itu, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Muna, Ali Syadikin mengatakan, bupati belum mengetahui panggilan dari Polda. Sebab, saat ini, bupati tengah berada di luar daerah. Bila surat panggilannya ada, bupati pasti akan menghadiri panggilan tersebut.
"Pak bupati masih di luar daerah. Beliau pasti hadir, bila ada panggilan," kata Ali Syadikin.
Baca Juga: Waspada Penipuan Modus Social Engineering, Incar Rekening Bank Pakai Link via Pesan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari