SuaraSulsel.id - Rektor Universitas Hasanuddin atau Unhas Prof Jamaluddin Jompa menyatakan komitmen dan kesiapan untuk mengawal proses pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Hal itu diutarakan Prof JJ saat melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unhas dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, di Penajam Paser Utara (PPU), Rabu 8 Juni 2022.
“Unhas akan mengawal proses pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara secara total. Sesuai dengan fungsi universitas dan keilmuan yang dimiliki," tegas Prof JJ.
Kerjasama ini dilakukan menurut Bupati PPU Hamdar, adalah terkait pengembangan beberapa sektor di Kabupaten PPU. Di antarnya pertanian, perikanan, infrastruktur, dan ketenagakerjaan.
Pada penandatangan MoU tersebut, Bupati PPU yang merupakan alumni Teknik Sipil Unhas tahun 1984 didampingi Asisten I dan Direksi Perumda Benuo, Taka Amrul AM, yang juga adalah alumni Unhas, Jurusan Komunikasi Fisip angkatan 89.
Sementara dari pihak Unhas selain rektor hadir juga Dekan Fakultas Teknik, Prof Isran Ramli.
Kesepahaman tersebut bisa dibaca dengan berbagai arah dan perspektif. Dari arah Pemda PPU ajakan itu dapat dipahami bahwa mereka percaya akan kualitas dan kompetensi Unhas. Untuk menangani dan mengelola proyek tersebut.
Dari pihak Unhas dapat dibaca sebagai bentuk dukungan pada program berkelanjutan dari pemerintah berbasis pada ilmu.
Selain itu untuk menunjukkan kemampuan dan keunggulan universitas dalam berbagai bidang. Terkhusus terkait dengan item yang telah disepakati.
Baca Juga: Gubernur Isran Noor Sebut IKN Nusantara Bakal Jadi Kota Terbaik di Dunia
Hal lain yang perlu disampaikan adalah suatu bentuk kolaborasi dan sinergitas yang efektif. Dalam rangka membangun Indonesia ke depan yang lebih tangguh dan lebih hebat.
Penting sekali diwujudkan oleh semua pihak. Bahwa hubungan antara universitas dan pemerintah adalah merupakan kerjasama yang sangat strategis.
Kesepahaman tersebut akan mempercepat peran nyata dan praktis universitas di tengah masyarakat dan mewujudkan peran fasilitator pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Anak, Oknum TNI AD di Kendari Kabur Saat Diinterogasi
-
Dukung Makan Bergizi Gratis, Unhas Siap Jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur
-
Makassar Bakal Kehabisan Tempat Pemakaman di 2028, Apa Langkah Pemkot?
-
Teror Kejahatan di Kota Makassar Kian Marak, Apa Pemicunya?
-
Unhas Kampus Pertama Kelola MBG, Rektor: Ini Laboratorium Nyata Bagi Kami