SuaraSulsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah berencana membangun tanggul pemecah ombak untuk mengantisipasi dampak banjir rob sebagaimana telah menerjang sejumlah rumah warga di pesisir pantai Desa Moilong, Kecamatan Moilong.
"Sebagai langkah antisipasi banjir rob yang bisa terjadi kapan saja maka BPBD berencana akan melakukan pembangunan tanggul pemecah ombak," kata Kepala BPBD Kabupaten Banggai Mujiono dihubungi di Banggai, Kamis (2/6/2022).
BPBD Kabupaten Banggai juga telah meninjau langsung pemukiman warga yang diterjang banjir rob dan melakukan pendataan jumlah rumah warga yang terdampak.
"Terdata ada sekitar 30 rumah yang mengalami rusak ringan hingga berat yang diakibatkan karena banjir rob," ungkapnya.
Hingga saat ini, pihak pemerintah desa telah mengimbau kepada warga terdampak banjir rob agar segera pindah. Hanya saja sebagai besar masih memilih bertahan di tempat mereka.
"Karena keterbatasan ekonomi juga dan mereka sebagian besar adalah nelayan makanya memilih bertahan," katanya.
Menurut Mujiono, saat ini masyarakat berharap pemerintah segera membangun tanggul pemecah ombak untuk meminimalisasi dampak kerusakan yang disebabkan banjir rob.
"Semoga bisa cepat. Kita harap nanti tanggul pemecah ombak ini bisa mengurangi kerusakan dan warga tidak ketakutan lagi," kata dia. (Antara)
Baca Juga: Info Hoaks Tanggul Darurat Jebol, Karyawan Sekitar Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Kalang Kabut
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Jusuf Kalla Minta Kebijakan Ekonomi Presiden Prabowo Dievaluasi Total
-
Jusuf Kalla: Perang Iran Bisa Berdampak Besar pada Ekonomi Indonesia
-
Kawal Proyek PSEL di Makassar, PT Grand Puri Indonesia Apresiasi Gubernur Sulsel
-
Dari Pondok Mertua ke Rumah Sendiri, Panduan Lengkap BRI KPR untuk Generasi Milenial
-
Rp9 Triliun untuk Renovasi Rumah, Fahri Hamzah: Jangan Lagi BAB di Tempat Terbuka