SuaraSulsel.id - Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI Haris Pertama kembali dipercaya memimpin KNPI periode berikutnya. Setelah terpilih secara aklamasi di Kongres KNPI XVI di Maluku Utara.
"Barusan terpilih secara aklamasi," kata salah satu peserta Kongres KNPI dari Sulawesi Selatan, Irwan, Sabtu 21 Mei 2022.
Irwan mengatakan, proses pemilihan berlangsung lancar. Tidak ada riak-riak dari peserta. Tidak ada juga calon yang maju untuk bersaing dengan Haris Pratama.
Haris memimpin KNPI periode 2018-2021. Sehingga akan melanjutkan kepemimpinan KNPI untuk masa 2021 -2024.
Sebelumnya, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba bangga Kota Sofifi menjadi tuan rumah Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) XVI dan berharap dapat membawa kemajuan bagi Ibu Kota Malut tersebut.
"Saya mengapresiasi kepercayaan DPP KNPI memilih Sofifi dan Ternate sebagai tempat pelaksanaan Kongres KNPI," kata Gubernur usai mengikuti Kongres KNPI dipusatkan di Malut.
Sebelumnya, Sofifi juga dipercaya menjadi tuan rumah agenda bertaraf nasional seperti STQN 2021 yang dihadiri lebih dari 3.000 orang dari berbagai berbagai penjuru Indonesia dan hari ini jadi tuan rumah Kongres KNPI.
Menurut dia, sejak tahun 2010 aktivitas pemerintahan Ibu Kota Provinsi Malut dilaksanakan di Sofifi dengan status sebagai sebuah kecamatan di wilayah Kota Tidore Kepulauan, dengan kondisi fasilitas serta infrastruktur sangat terbatas.
Akan tetapi, dengan spirit serta kemauan tinggi seluruh jajaran di Pemprov Malut, upaya mengubah wajah Sofifi menjadi ibu kota provinsi telah terwujud dengan adanya dua event berskala nasional yang dipusatkan di Sofifi.
"Kongres KNPI yang dihadiri lebih dari 1.000 perwakilan pengurus DPD di seluruh wilayah Indonesia bisa menjadi ruang dan komitmen pemerintah untuk mewujudkan Sofifi menjadi kawasan khusus, guna mendukung pembangunan Ibu Kota Malut tersebut," ujarnya.
Olehnya itu, Gubernur menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus DPD KNPI se-Indonesia untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI dengan mendukung pelaksanaan kongres hingga pemilihan kepengurusan DPP KNPI periode mendatang.
Sebelumnya, Kapolda Irjen Pol. Risyapudin Nursin mengatakan pihaknya menerjunkan 470 personel di Kota Ternate dan Sofifi, Tidore Kepulauan, untuk menjamin pelaksanaan KNPI XVI berjalan aman.
Pengurus DPP KNPI Putri Khairunnisa, mengajak pemuda Maluku Utara untuk berperan dalam perkembangan sektor pariwisata daerah tersebut, karena dapat memberikan keuntungan ekonomis yang cukup tinggi untuk kesejahteraan masyarakat.
"Ini dilihat dari sektor pariwisata khususnya wisatawan Jikomalamo Kota Ternate yang memang memiliki potensi alam yang sangat bagus seperti Maldives versi Indonesia," kata Ketua Bidang Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Putri Khairunnisa, di Ternate.
Dia mengatakan, potensi alam Malut jelas terlihat sejauh mata memandang mulai dari pantai yang indah, hasil laut yang sangat berlimpah dan hasil alam lainnya yang dapat memberikan sumbangsih besar terhadap pendapatan negara secara umum dan warga masyarakat secara khusus.
Namun menurut Putri, kondisi hari ini dapat kita lihat bahwa dengan adanya kekayaan alam Maluku Utara yang begitu berlimpah banyak masyarakat yang masih jauh dari kesejahteraan.
"Perkembangan sektor pariwisata di Maluku Utara seharusnya menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah dan Pemuda dalam meningkatkan infrastruktur pariwisata dan taraf ekonomi warga masyarakat dengan memanfaatkan teknologi digital yang berbasis local wisdom," ujarnya.
Pihaknya pun mengajak, kepada Pemuda harus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif warga masyarakat demi meningkatkan taraf hidup masyarakat yang lebih baik lagi sesuai dengan amanah konstitusi.
Putri mengajak para Pemuda harusnya menjadi garda terdepan untuk memperjuangkan potensi alam di Malut, untuk itu, dalam momentum kongres KNPI yang dihadiri oleh 34 provinsi seharusnya menjadi mitra strategis mengawal pembangunan ekonomi di Malut.
"Semoga pemimpin pemuda yang dilahirkan dari Kongres KNPI ke XVI dapat mendorong sektor-sektor potensial untuk kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap pada momentum kongres KNPI kali ini jangan sampai menimbulkan pemimpin pemuda yang hanya memiliki visi politik liberal dan ekonomi kapitalistik yang pragmatis," harap Ketua Bidang DPP KNPI. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Makassar Semarak Sambut Imlek, Ratusan Polisi Dikerahkan
-
Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
-
Selebgram Makassar Terseret Video Asusila dan Whip Pink, Polisi Kejar Penyebar
-
Inflasi Sulsel Tak Baik-baik Saja, Emas dan Skincare Jadi Biang Kerok Kenaikan Harga
-
Petani Laoli Luwu Timur Terancam Digusur untuk Kawasan Industri, LBH Laporkan Pemkab ke Komnas HAM