Ilustrasi : boneka bayi (Quesnel TV)
Orang tua bayi, Hasbi mengatakan, istrinya dirujuk ke RSUD Daeng Raja dari Puskesmas Bontobangun pada Sabtu, 7 Mei 2022 lalu.
Pegawai di Puskesmas menyampaikan bahwa mereka sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.
Sampai di rumah sakit, ia mengaku kecewa sebab ternyata tidak ada dokter. Dokter sedang libur dan baru masuk pada 9 Mei 2022.
"Istri saya lambat ditangani karena tidak ada dokter. Nanti masuk hari Senin malam," ujarnya, Kamis, 12 Mei 2022.
Saat diperiksa pada hari Senin, dokter mengatakan bayi dalam kandungan sudah dalam keadaan meninggal. Tapi bayinya harus dikeluarkan.
Pihak keluarga meminta agar dilakukan saja operasi. Namun dokter mengatakan istrinya bisa melahirkan secara normal.
Kontributor: Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar