SuaraSulsel.id - Gerakan Nasional Indonesia Juara (GNIJ) menyosialisasikan Ridwan Kamil sebagai Calon Presiden Indonesia.
Mengutip Gopos.id -- jaringan Suara.com, Koordinator GNIJ Pohuwato, Imran Uno mengungkapkan, elemen masyarakat Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, antusias mendukung Ridwan Kamil sebagai Presiden RI.
“Semua lapisan masyarakat di sini mengenal sosok Ridwan Kamil. Kami ingin Kang Emil terus maju menjadi nomor satu,” katanya.
Melihat dinamika politik terkini, lanjut Imran, masyarakat Pohuwato punya kecenderungan menduetkan Ridwan Kamil dan Anies Baswedan.
“Wah, ini pasangan harapan Indonesia. Kalau mereka duet, Insyallah sulit dikalahkan. Kami siap memenangkannya,” ucapnya.
Dia menambahkan sejauh ini nama Ridwan Kamil moncer di banyak lembaga survei. Hal ini sesuai dengan fakta di lapangan.
“Kami yang tinggal di Indonesia bagian timur, akrab dengan sosok Ridwan Kamil. Artinya, popularitas Kang Emil tak perlu diragukan lagi,” tegasnya.
Imran tak menampik bila prestasi dan inovasi Ridwan Kamil dalam memimpin Jawa Barat, sangat menunjang keterpilihannya sebagai capres Indonesia yang potensial.
“Jabar itu berpenduduk terbanyak di Indonesia. Kami juga ingin silaturahmi, studi banding melihat langsung pembangunan di Jawa Barat bertemu Ridwan Kamil,” ujarnya.
Ridwan Kamil merupakan pemenang Pilgub Jabar 2018. Sebelumnya, jebolan Arsitektur ITB itu mengemban amanah sebagai Wali Kota Bandung. Sederet terobosan dilakukan Ridwan Kamil selama memimpin.
Di antaranya meluncurkan Maskara (Mobil Aspirasi Kampung Juara). Sejak 2019 hingga 2021 telah beroperasi 314 unit. Target 2022 akan diserahkan 80 unit Maskara ke sejumlah desa di Jawa Barat.
Baca Juga: Pengamat Sebut Anies Baswedan Cocok Berpasangan dengan Erick Thohir di Pilpres 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya