SuaraSulsel.id - UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Makassar memfasilitasi pemulangan nelayan asal Kabupaten Selayar bernama Darja ke kampung halamannya. Setelah sebelumnya tertangkap petugas imigrasi Australia.
Koordinator Pemulangan PMI BP2MI Purworini Indah Setyasih di Makassar, mengatakan nelayan dari Selayar itu ditangkap pihak Imigrasi Australia. Saat sedang melakukan pencarian ikan di wilayah perairan Australia.
Darja kemudian diserahkan oleh petugas imigrasi Australia kepada KBRI Canberra. Karena kondisinya sedang sakit, Darja terlebih dahulu dirawat di KBRI selama 28 hari. Sebelum dideportasi dan dipulangkan ke tanah air.
"Kita mendapatkan informasi dari BP2MI Serang, kemudian kita fasilitasi hingga tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada Jumat (6/5/2022)," katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya dari Bandara Hasanuddin langsung bergerak membawa yang bersangkutan ke Kabupaten Kepulauan Selayar.
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Makassar juga tidak lupa memberikan uang transportasi setelah tiba di Selayar, Sulawesi Selatan.
"Jadi kita sudah fasilitasi hingga sampai ke Selayar pada 6 Mei yang lalu," katanya.
Kepala UPT BP2MI Makassar Agus Bustami, mengatakan pihaknya akan terus berupaya memberikan bantuan kepada seluruh PMI, tidak hanya yang berangkat secara legal namun juga bagi yang berangkat tanpa dokumen resmi.
Baca Juga: Harga Ikan Laut di Aceh Masih Naik
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar