SuaraSulsel.id - Oknum TNI bernama Serma Basri di Kabupaten Gowa kini ditahan oleh Polisi Militer Kodam XIV Hasanuddin. Hal tersebut dikatakan Kapendam Kodam XIV Hasanuddin Letkol Inf Rio Purwantoro.
"Sudah ditangani Pomdam untuk pemeriksaan," ujarnya, Rabu, 4 Maret 2022.
Rio mengatakan Basri terbukti memukul perempuan yang mengakibatkan luka pada wajah. Saat ini ia tengah diperiksa oleh Pomdam.
"Betul (dipukul)," tambahnya.
Seperti diketahui, foto seorang wanita dengan wajah berdarah viral di media sosial. Wanita itu mengaku dibogem oleh seorang oknum aparat TNI di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
Fotonya viral di media sosial saat diupload sebuah akun di Facebook, Selasa, 3 Mei 2022. Dalam keterangan gambar, wanita itu mengalami tindak kekerasan oleh salah satu oknum TNI bernama Serma Basri.
Serma Basri disebut bertugas di RS Pelamonia Makassar. Aksi kekerasan terjadi saat wanita itu menagih utang beras ke terduga pelaku.
Akun tersebut bahkan mengupload pula percakapan antara pelaku dan korban saat kejadian.
Wanita yang belum diketahui namanya ini mengaku menagih utang beras kepada istri Serma Basri sebesar Rp4 juta. Namun tak terima ditagih, mereka sempat adu mulut.
Baca Juga: Daftar Tunggu Panjang, Pendaftar Haji di Sulawesi Selatan Baru Bisa Berangkat 45 Tahun Lagi
"Telah terjadi tindak kekerasan yg d alami adik kami d gowa (perumahan taman kalimata gowa) kemarin malam sekitar jam 8 oleh OKNUM APARAT atas nama SERMA BASRI bertugas d plamonia bagian kesehatan (kesdam)... Hanya karna meminta uang beras yg sdh lama istrinya tidak bayar... !! Devinisi yg d tagih lebih ganas dr pd yg menagih.. sangat tidak wajar seorang Aparat (PENGAYOM MASYARAKAT) tega memukul perempuan," demikian keterangan foto tersebut.
Akibat kejadian ini, wanita itu mengalami sejumlah luka di bagian wajah. Bibir dan pelipisnya juga mengeluarkan darah dan bengkak.
Awalnya foto wanita itu diupload oleh akun Rhiny Wahyuni di grup laporan warga Makassar. Namun belakangan postingan itu sudah dihapus.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
Bupati Gowa Tersangka Pemerasan, Pernah Diperiksa Kasus Korupsi Seragam Sekolah
-
Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal
-
Bupati Gowa Jadi Tersangka: Minta Rumah Diskon 70 Persen hingga Palak Minimarket Berkedok CSR
-
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas, 2 Jatuh ke Jurang
-
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG hingga TPPU!
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan
-
Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter
-
Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari
-
Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
-
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya