SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berharap sinergitas para lintas sektoral di Provinsi Sulsel. Dalam menjamin masyarakat aman dan sehat dalam perayaan Idul Fitri 1443 H/ 2022 Masehi.
Hal itu ditekankan Andi Sudirman pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Kesiapan Menghadapi Idul Fitri 1443 H/2022 M di Hotel Harper, Senin 25 April 2022.
Turut hadir Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana; perwakilan Pangdam XIV Hasanuddin; Wakapolda Sulsel; perwakilan Pangkoopsau II; perwakilan Danlantamal VI;
Perwakilan Kabinda Sulsel; Kakanwil Kemenag Sulsel; para pejabat utama Polda Sulsel; para Kapolres se Sulsel; Kepala Basarnas Sulsel; dan beberapa kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel; serta dari MUI Sulsel; PBNU Sulsel; Pertamina; Angkasa Pura; Pelindo; dan PLN.
“Kita harap dengan sinergitas bersama seluruh lintas sektoral untuk meningkatkan pengamanan dan pengawalan agar terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama pelaksanaan mudik di Sulsel,” tuturnya.
Terlebih lagi, kondisi pandemi Covid-19 di Sulsel sudah mulai melandai. Olehnya itu diharapkan kesadaran bersama agar masyarakat tetap mematuhi aturan selama pelaksanaan mudik.
“Alhamdulillah, tahun ini bapak Presiden (Joko Widodo) memberikan kebijakan kepada masyarakat untuk kelonggaran pelaksanaan mudik. Tentu euforia masyarakat tinggi untuk melaksanakan mudik. Apalagi ini menjadi tahun pertama pelaksanaan mudik selama pandemi Covid-19,” pungkasnya.
Gubernur Sudirman menghimbau masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Sehingga menghindari terjadinya lonjakan kasus Covid-19.
“Untuk seluruh masyarakat, tetap jaga kesehatan dan fisik sebelum melaksanakan perjalanan mudik. Serta mentaati aturan dalam berkendara. Tetap jaga aman, imun, dan senantiasa berdoa semoga kita selalu diberi kesehatan dan keamanan dalam menjalankan aktivitas,” pintanya.
Baca Juga: Tata Cara dan Syarat Salat di Dalam Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2022
Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana berharap agar seluruh lintas sektoral untuk saling berkoordinasi. Dalam membentuk kesiapsiagaan menjelang, pelaksanaan dan pasca Idul Fitri.
Ia menyebutkan, masyarakat yang akan mudik ke Sulsel, berkisar 1 juta orang. Diantaranya melalui jalur laut sekitar 450 ribu orang.
“Adapun operasi Ketupat tahun ini akan dilaksanakan selama 12 hari. Mulai tanggal 28 April hingga 9 Mei 2022, dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Dengan melibatkan sekitar 5.400 personil gabungan, dari Polri, TNI, serta instansi terkait. Diantaranya Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas dan instansi lainnya,” jelasnya.
Dalam memberikan layanan ke masyarakat, pihaknya pun turut membangun 45 pos pengamanan, 33 pos pelayanan dan 6 pos terpadu. Serta dilakukan pula pengamanan dibeberapa titik lokasi wisata, terminal, pelabuhan, bandara, dan lainnya. “Kita harap adanya upaya pencegahan dengan meningkatkan antisipasi, supaya masyarakat merasa nyaman dan tidak ada keresahan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa
-
Warga Makassar, Saatnya Wujudkan Impian Punya Rumah dan Kendaraan Lewat BRI Consumer Expo 2026
-
Ayah Asyik Nonton Piala Dunia, Anak Tewas Terjebak Kebakaran
-
Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Lawan Kejati: Kenapa Saya, Bukan Kepala Dinas?
-
Jeratan Rentenir di Tengah Krisis Iklim: Nasib Perempuan, Lansia, dan Disabilitas