SuaraSulsel.id - Kendaraan antre untuk mendapatkan solar di beberapa SPBU di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Mengutip BeritaManado.com -- jaringan Suara.com, antrian solar seringkali terlihat di SPBU Ring Road Manado.
Kondisi ini mendapat sorotan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Juru Bicara Bidang Ekonomi DPP PSI, Andre Vincent Wenas merasa curiga dengan kondisi ini dan meminta agar pihak terkait mengusut tuntas.
“Kalau menurut Pertamina pasokan solar bersubsidi itu cukup, mengapa masih terjadi antrian panjang di beberapa daerah? Ini faktanya di lapangan,” ujar Andre Vincent Wenas, Selasa (23/3/2022).
Menurut Andre, distribusi BBM lebih terkendali dibanding pola distribusi minyak goreng.
Ia pun mempertanyakan kelangkaan solar itu.
“BBM itu distribusinya dari kilang dan/atau ratusan terminal BBM (tanki timbun) milik Pertamina di berbagai daerah. Lalu oleh agen penyalur diteruskan ke SPBU, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Bunker (SPBB) atau ke industri dan kapal yang jumlahnya belasan ribu itu,” jelasnya.
Yang jadi persoalan saat ini, lanjut Andre, adalah titik macetnya solar tersebut.
“Atau di mana bocornya? Ini mencurigakan. Jangan lah rakyat dipermainkan terus,” tegas Andre.
Ia menegaskan, Pertamina sebagai korporasi milik negara yang bertugas mewujudkan kedaulatan energi hingga ke pelosok negeri. Mesti fokus memastikan ketersediaan energi nasional yang inklusif berdasarkan prinsip availability, accessibility, affordability, acceptability, dan sustainability.
Andre berharap Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut Pertamina segera turun membereskan kisruh distribusi solar bersubsidi di berbagai daerah.
“Kita mesti jaga bersama momentum pertumbuhan ekonomi yang sedang naik. Kalau ada skandal segera bongkar dan tangkap pelakunya,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Desak Anies Bereskan Kebocoran Air Bersih di Jakarta, PSI: Masih Banyak PR, Padahal Jabatan Pak Gubernur Mau Selesai
-
Antrean Panjang Kendaraan Makin Sering Terjadi di SPBU, Bahan Bakar Solar Langka di Sumsel?
-
Perusahan Tambang Batu Bara Jadi Penampung Solar Oplosan Beromzet Miliaran, Lebih Murah Dibanding Harga Solar Industri
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan