SuaraSulsel.id - Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyiagakan petugas di delapan pos untuk mengawasi pelintas batas antarnegara Republik Indonesia-Timor Leste menjelang Pemilihan Umum Presiden Timor Leste.
"Petugas kami sebar di delapan titik lintas batas, baik Pos Lintas Batas Negara (PLBN) maupun pos tradisional, untuk melayani warga yang melintasi perbatasan selama momentum politik Pilpres Timor Leste," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua K.A Halim ketika dikonfirmasi dari Kupang, Kamis 17 Maret 2022.
Hal itu berkaitan dengan upaya pengawasan aktivitas lintas batas antarnegara RI-Timor Leste pada penyelenggaraan Pemilihan Presiden Timor Leste yang akan berlangsung pada Sabtu (19/3).
Halim mengatakan peningkatan pengawasan di perbatasan, terutama di empat titik pos tradisional, menjadi sangat penting karena rawan akan pelintas batas ilegal, baik dari Indonesia ke Timor Leste atau pun sebaliknya.
Dengan adanya pesta demokrasi Pilpres Timor Leste, lanjutnya, maka kegiatan perlintasan wilayah perbatasan akan meningkat, sehingga berdampak pada kebutuhan permohonan visa.
Para petugas imigrasi yang disebar akan bersiaga setiap saat, baik siang maupun malam, dengan sistem piket guna melayani para pemohon visa.
"Jadi ketika ada kebutuhan mendadak dari warga yang mau melintasi perbatasan, maka petugas kami siap melayani," katanya.
Dia juga mengatakan pihaknya telah mendapat instruksi dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) NTT Marciana Dominika Jone untuk terus memantau kondisi sosial dan politik di wilayah perbatasan.
Kantor Imigrasi Atambua juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk meminimalkan pelanggaran hukum di wilayah perbatasan.
Baca Juga: Dituding Jaringan ISIS, UAS Pernah Dicekal di Timor Leste hingga Belanda
"Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan perlintasan batas, sekaligus menjaga situasi sesuai tugas pokok dan fungsi agar tetap kondusif," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
Terkini
-
Kualitas Udara Terus Memburuk, Sekolah di Sulsel Terancam Diliburkan
-
SK Pemberhentian Bupati Gowa di Tangan Gubernur Sulsel, Ini Tahapan Berikutnya
-
Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
-
Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya
-
Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan