SuaraSulsel.id - Bogor dikenal sebagai kawasan seribu curug. Ada banyak curug yang dikembangkan menjadi destinasi wisata. Curug Putri Kencana menjadi salah satu yang bisa dipilih. Selain airnya segar, udaranya pun sejuk.
Curug Putri Kencana berada di kawasan wisata Gunung Pancar, tepatnya Desa Karang Tengah, kecamatan Babakan Madang, kabupaten Bogor. Dengan pemandangan sekelilingnya yang indah, Curug Putri Kencana pun turut terangkat.
Nama Curug Putri Kencana ini konon diambil dari sebuah cerita mistis. Warga sekitar kabarnya kerap melihat penampakan seorang wanita cantik, yang diibaratkan sebagai seorang putri, yang menunggangi kereta kencana.
Mitos inilah yang kemudian membuat curug ini dinamakan dengan Curug Putri Kencana. Meski punya latar cerita mistis, namun Curug Putri Kencana tetap ramai pengunjung yang ingin berwisata untuk melepas penat.
Keindahan Curug Putri Kencana
Musim kemarau menjadi saat yang tepat untuk berwisata di Curug Putri Kencana. Mata air di kawasan Gunung Pancar akan mengalir dengan jernih pada musim kemarau. Sementara saat musim hujan, air kerap keruh berwarna cokelat.
Air terjun yang datang dari mata air tersebut jatuh dari ketinggian tujuh meter. Air terjun terlihat sangat cantik karena memancur dari sekeliling dinding bebatuan tinggi. Curug Putri Kencana pun terlihat eksotis.
Suasana alam di Curug Putri Kencana juga begitu nikmat. Dengan pepohonan hijau di sekelilingnya, udara segar dan sejuk bisa dirasakan para pengunjung. Bunyi-bunyian tak hanya datang dari air terjun, namun juga suara burung liar.
Ketika air yang mengucur jernih, para pengunjung bisa melihat dasar dari kolam alami dengan jelas. Kolam alami ini memiliki kedalaman hingga enam meter. Para pengunjung pun harus berhati-hati ketika bermain di sekitar air terjun.
Baca Juga: 5 Curug di Bogor yang Wajib Masuk List Perjalanan Liburan, Salah Satunya Ada Curug Cilember
Kuliner dan Berkemah
Pengunjung tak sekadar datang untuk melihat air terjun saja. Di lokasi ini, para pengunjung juga bisa bermalam, karena pengelola menyediakan lokasi berkemah yang lumayan luas.
Dalam kawasan ini juga tersedia musala, toilet dan listrik. Jadi, ketika bermalam di kawasan Curug Putri Kencana, para pengunjung tak akan hidup dengan situasi "liar-liar" banget.
Warga sekitar juga menjajakan aneka ragam makanan yang bisa dibeli. Makanan dengan rasa yang enak itu dijual dengan harga terjangkau. Sementara untuk berkemah, pengunjung dikenai tarif Rp25 ribu per malam.
Tiket dan Akses Masuk
Tiket masuk ke kawasan ini dibanderol dengan harga Rp25 ribu per orang. Pengunjung yang menggunakan motor juga akan dikenakan biaya parkir Rp10 ribu. Sementara beberapa pengunjung menyebut parkir mobil dipatok sebesar Rp20 ribu.
Berita Terkait
-
Curug Putri Kencana, Destinasi Wisata Alam di Bogor yang Menenangkan Sekaligus Menantang
-
Curug Hordeng, Wisata Air Terjun Hits dan Instagramable di Bogor
-
10 Curug Populer dan Instagramable di Bogor, Salah Satunya Curug Bidadari
-
5 Curug di Bogor yang Wajib Masuk List Perjalanan Liburan, Salah Satunya Ada Curug Cilember
-
Curug Cibaliung, Surga Dunia Kecil yang Tersembunyi di Bogor
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Polda Sulteng Janji Usut Tuntas Kasus Pembakaran PT RCP Morowali Secara Transparan
-
SMKN 4 Kendari Kembalikan Uang Iuran Siswa Rp200 Juta, Ini Alasannya!
-
DPRD Soroti Penangkapan Aktivis di Morowali: 'Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas'
-
DPRD Sulteng Soroti Penegakan Hukum 'Tebang Pilih' dalam Konflik Tambang di Morowali
-
Kasus Adik Bunuh Kakak di Makassar 'Ujian' Pertama KUHP dan KUHAP