Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan) mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia."
40 tahun kemudian, ketika Yusuf kecil beranjak dewasa, mimpi ini benar-benar terjadi. Namun, bukan sebelas bintang, matahari dan bulan yang tunduk kepadanya.
Ketika didapuk sebagai pemimpin, Nabi Yusuf mempersilakan kedua orang tuanya untuk menduduki kursi singgasana, sementara sebelas saudaranya ada di hadapannya. Kejadian dalam kehidupan nyata, tentang mimpi masa kecil Nabi Yusuf, tertuang dalam surat Yusuf ayat 100.
Tulisan Latin:
"Wa rafa'a abawaihi 'alal-'arsyi wa kharr lah sujjad, wa qla y abati h ta`wlu ru`yya ming qablu qad ja'alah rabb aqq, wa qad asana b i akhrajan minas-sijni wa j`a bikum minal-badwi mim ba'di an nazagasy-syainu bain wa baina ikhwat, inna rabb laful lim yasy`, innah huwal-'almul-akm "
Artinya:
"Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf: "Wahai ayahku inilah ta'bir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."
Surat Yusuf sendiri merupakan surat ke-12 dalam Al Quran. Surat ini terdiri dari 111 ayat. Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Dalail Alkhairat, segolongan orang Yahudi masuk agama Islam setelah mereka mendengar cerita Nabi Yusuf, karena cerita-ceritanya sesuai dengan apa yang mereka ketahui.
Demikian pembahasan mengenai Surat Yusuf ayat 4. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.
Baca Juga: Bacaan Doa Sesudah Adzan dan Sabda Nabi Muhammad SAW untuk Jawab Panggilan Allah SWT
Kontributor : Lukman Hakim
Berita Terkait
-
Bacaan Doa Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Panduan Pemerintah, Lengkap!
-
24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban
-
Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia
-
Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor
-
Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'
-
Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan
-
Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting
-
Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin