SuaraSulsel.id - Delapan karyawan PT Palaparing Timur Telematika (PTT) jadi korban pembantaian oleh TPNPB-OPM di distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua. Satu diantaranya berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemprov Sulsel, Asriady Sulaiman mengaku pihaknya mendapat informasi satu korban adalah Nelson Sarira. Warga Tana Toraja yang dinyatakan selamat dari kasus tersebut.
"Dari data sementara, ada satu orang kita. Namanya Nelson Sarira dan selamat," ujar Asriady, Jumat, 4 Maret 2022.
Ia mengatakan saat kejadian, Nelson sedang kembali ke camp mengambil peralatan. Sementara delapan orang lainnya sedang memperbaiki tower BTS di distrik tersebut.
Namun saat kembali ke lokasi BTS, delapan orang itu sudah dibantai.
"Dia dapati delapan orang itu sudah meninggal di tempat," ujarnya.
Hanya Nelson yang selamat dari kejadian itu. Asriady mengatakan Nelson kemudian melambaikan tangan ke CCTV di BTS tersebut untuk memberi tanda meminta bantuan.
Namun karena berada di lokasi terpencil, rekaman CCTV baru bisa terbaca pada sore hari.
"Dari rekaman CCTV itu baru ketahuan ternyata ada pembantaian di sana. Dan hanya Nelson yang selamat," ujarnya.
Hingga kini, Asriady mengaku masih melakukan koordinasi dengan anggota Badan Inteligen Negara dan Kodam XVII Cenderawasih di Papua untuk mendapatkan data-data korban lainnya. Proses evakuasi juga sempat terhambat karena masalah cuaca.
"Kita sementara cari informasi soal data-data korban lainnya. Termasuk keluarga Nelson ini di Toraja" tukasnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
Status Hukum Masih Dikaji, Bareskrim Pertimbangkan Sidang Adat Toraja dalam Kasus Pandji
-
Papua Connection Kutuk Kekerasan KKB: Serangan ke Guru dan Nakes Bentuk Teror Kemanusiaan
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Kantongi Rp13 Juta Per Minggu dari Bandar Narkoba
-
Legislator PDIP Dukung Pemberian Beasiswa Bagi Mahasiswa Papua Pegunungan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli