SuaraSulsel.id - Masa jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai pelaksana tugas Gubernur Sulawesi Selatan akan segera berakhir. Rencananya, Sudirman akan dilantik sebagai Gubernur Sulawesi Selatan definitif pada tanggal 10 Maret 2022.
Pelantikan Andi Sudirman akan digelar di Istana Presiden. Presiden RI, Joko Widodo juga dijadwalkan langsung yang akan melantik.
Sekretariat Presiden RI meminta agar jadwal pelantikan ini tidak diumbar untuk menghindari kerumunan.
"InsyaAllah, Kamis 10 Maret," ujar salah satu sumber yang enggan disebut namanya, Kamis, 3 Maret 2022.
Nantinya, pelantikan akan didahului dengan proses petikan keputusan presiden oleh Presiden RI kepada Andi Sudirman. Kemudian prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipandu langsung Joko Widodo.
"Untuk tamu undangan pun dibatasi. Tamu undangan yang boleh menghadiri pelantikan hanya Ketua PKK Sulsel, Sekprov Sulsel dan istri," tambahnya.
Penggantian Andi Sudirman Sulaiman dari Wakil Gubernur menjadi pelaksana tugas sebelumnya diusulkan oleh DPRD Sulsel. Ia menggantikan Nurdin Abdullah untuk sisa masa jabatan karena terjerat kasus korupsi.
Nurdin Abdullah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Gubernur Sulsel melalui Kepres setelah terbukti bersalah melakukan suap dan gratifikasi terkait proyek infrastruktur di Sulsel pada 26 Januari 2022.
Ia dijatuhi hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp500 juta, subsider empat bulan. Nurdin Abdullah juga dikenakan pidana pengganti yakni wajib mengembalikan uang Rp3 miliar dan 350 ribu dollar singapura atau sekitar Rp3,6 miliar ke kas negara.
Baca Juga: Survei Ungkap Mayoritas Publik Tolak Penundaan Pemilu 2024
Namun, jika pelantikan baru dijadwalkan pada 10 Maret mendatang, maka Sudirman hampir pasti bekerja tanpa Wakil Gubernur. Sebab, jadwal untuk mengusulkan nama wakil gubernur hanya sampai 5 Maret 2022.
Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel Aslam Patonangi sendiri enggan berkomentar banyak. Ia mengaku belum melihat Kepres soal pelantikan Sudirman.
"Saya belum lihat tapi sudah kita antar ke pusat lalu. Mungkin sudah keluar tapi saya belum lihat," tukasnya.
Sementara, Anggota Komisi A DPRD Sulsel Selle Ks Dalle menambahkan sangat menyayangkan hal tersebut. Kata Selle, Sudirman akan bekerja tanpa bantuan wakil gubernur.
Padahal peran wakil gubernur dalam bidang pengawasan anggaran dan lain-lain cukup besar. 24 kabupaten kota cukup sulit untuk ditangani seorang diri.
"Ya tentu kita sangat menyayangkan jika pemerintahan tanpa wakil gubernur. Ini juga menjadi sejarah di Sulsel ada pemerintahan tanpa wakil (Gubernur)," tegas Selle.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN