SuaraSulsel.id - Komisi A DPRD Sulawesi Selatan mempertanyakan alasan penundaan pelantikan Gubernur Sulsel definitif. Sementara batas waktu pengisian jabatan Wakil Gubernur berakhir pada 5 Maret 2022.
"Sejauh ini belum ada tanda-tanda dan sampai sekarang jadwal juga tidak ada. Desas desusnya kami dengar antara tanggal 7 atau 8 Maret bulan ini," ujar Ketua Komisi A DPRD Sulsel Selle KS Dalle kepada wartawan di Makassar, Rabu 2 Maret 2022.
Selle mengatakan pimpinan DPRD Sulsel telah melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Pengesahan, Pengusulan dan Pengangkatan Andi Sudirman sebagai Gubernur Sulsel sejak 24 Januari lalu. Namun selama satu bulan lebih berjalan, tidak ada tindak lanjut dari pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun Sekertariat Negara atau Setneg.
"Kita sayangkan bila nanti pemerintahannya tunggal, padahal perlu dua kepala memikirkan 24 kabupaten kota di Sulsel. Masyarakat tentu menjalani saja takdirnya, ternyata ada satu masa pemimpinnya tidak lengkap (gubernur dan wagub)," ucap dia.
Semestinya, kata dia, cukup waktu untuk merealisasikan pelantikan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang kini menjabat Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, sebagai Gubernur Sulsel secara defenitif. Hingga dilakukan pengisian jabatan Wakil Gubernur Sulsel.
Namun, pada kenyataannya pihak DPRD Sulsel belum menerima surat resmi perihal jadwal pelantikan gubernur, yang seharusnya disampaikan Biro Pemerintah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Bila batas waktu sampai 5 Maret tidak ada pelantikan, maka posisi wakil gubernur akan kosong, atau memerintah tunggal hingga masa akhir jabatannya.
Menurut dia, bila kekosongan jabatan sudah melewati batas 18 bulan untuk mengusulkan nama wagub hingga 5 Maret 2022, maka peluang Partai Politik pengusung untuk mendudukkan wagubnya akan kandas.
Selle menduga ada upaya kesengajaan mengulur waktu pelantikan.
"Sepertinya ada upaya mengulur-ulur waktu pelantikan itu, agar diundur melewati tanggal 5 Maret. Sehingga posisi Wagub akan kosong," ungkap legislator asal Fraksi Demokrat ini.
Dikonfirmasi terpisah, Asisten I Pemprov Sulsel Andi Alam Patongangi menuturkan bahwa surat usulan pengajuan pelantikan sudah dikirim Sekretariat DPRD Sulsel kepada Kemendagri pada 25 Januari 2022.
Mengenai persiapan waktu pelantikan, kata Andi Alam, perwakilan dari Sekretariat Presiden dijadwalkan menggelar rapat koordinasi bersama Pemprov hari ini.
"Kapan waktu pelantikan ataupun hal lain masih sementara dibahas bersama, karena itu ranahnya Sekretariat Presiden, bukan ranah kami untuk memutuskan," kata mantan Pejabat Bupati Pinrang ini menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
DPRD Sulawesi Selatan Kembali Bersurat ke Kemendagri, Tanyakan Jadwal Pelantikan Andi Sudirman Sebagai Gubernur Sulsel
-
Andi Sudirman Resmikan Proyek di Sidrap, Pembangunan Jalan, Jembatan Dan Irigasi
-
Dukung Yasir Machmud, Mantan Gubernur Sulsel Amin Syam Ingin KONI Sulsel Dipimpin Anak Muda Agar Ada Regenerasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone