SuaraSulsel.id - AKBP M, oknum anggota Polisi di Sulawesi Selatan diduga memperkosa anak dibawah umur, IS (13). Kejadiannya sudah sejak tahun 2021.
IS sudah menjalani visum di rumah sakit Bhayangkara Makassar, Senin kemarin. Kasus ini juga tengah ditangani Propam Polda Sulsel.
Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Agoeng Adi mengatakan, kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan. Namun karena melibatkan anak kecil, mereka harus berhati-hati.
"Terduga korban masih dibawah umur jadi kita harus hati-hati. Yang kami upayakan adalah psikisnya jangan sampai berdampak," kata Agoeng, Selasa, 1 Maret 2022.
Agoeng mengatakan, korban sudah menjalani visum di rumah sakit. Dari hasil visum itu nantinya akan menjadi alat bukti untuk melanjutkan penyelidikan.
Seperti diketahui, IS diduga sudah dijadikan budak seks oleh perwira polisi AKBP M sejak tahun lalu.
Kakak korban AI mengatakan, IS bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah perwira tersebut sejak bulan September 2021. Saat itulah aksi bejat terduga pelaku dimulai.
"Awalnya (bekerja) biasa saja. Nanti pertengahan bulan ini anak bekerja di rumahnya baru diperkosa," ujar AI saat dihubungi Selasa, 1 Maret 2022.
AI menjelaskan IS awalnya terus menolak. Namun, ia diiming-imingi sejumlah janji oleh M.
Baca Juga: Seorang Oknum Perwira Polisi Diduga Melakukan Pemerkosaan Terhadap Siswi SMP di Kabupaten Gowa
IS bahkan dijanjikan untuk dibiayai sekolahnya sampai selesai. Ia juga dibelikan HP.
Karena tergiur janji itu, IS memilih pasrah. Namun karena sudah tidak kuat, IS melaporkan kejadian ini ke keluarganya.
"Nanti sudah berulang kali (diperkosa) baru dia cerita semua. Jadi sejak bulan Oktober dia sudah setubuhi," tutur AI.
AI yang mengetahui perbuatan M langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sulsel. Saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan.
Namun AI mengaku belum mengetahui hasil visum adeknya. Ia berharap Propam Polda Sulsel bisa mengusut tuntas kasus ini.
"Adek saya masih SMP, masih dibawah umur. Saya harap kasus ini bisa diusut tuntas dan terbuka," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Tanpa Antre di Saudi! Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kini Bisa Langsung ke Hotel
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional
-
Pajak Kendaraan Nunggak? Siap-Siap Didatangi Petugas, ASN Bisa Cicil di Sulselbar