SuaraSulsel.id - Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Utara (Sulut) terus melakukan inspeksi mendadak atau sidak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun rumah tahanan negara (Rutan) di daerah itu.
"Sidak ini rutin dilaksanakan, untuk deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di lapas maupun rutan," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sulawesi Utara Bambang Haryanto, di Manado, Minggu 27 Februari 2022.
Ia mengatakan, terus berkeliling ke seluruh lapas dan rutan di daerah itu hingga ke kepulauan dalam melakukan sidak.
Sidak tersebut terus dilakukan sampai ke wilayah kepulauan seperti di Tahuna, Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Lirung di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Sidak juga dilakukan terhadap Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) kelas II B dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tomohon.
"Tim Satuan Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kemenkumham Sulut turun ke seluruh Lapas dan Rutan dalam melaksanakan sidak termasuk LPP dan LPKA tersebut," katanya.
Ia menambahkan, turunnya tim tersebut juga untuk membantu rekan-rekan di Lapas dan Rutan supaya terhindar dari gangguan keamanan dan keterttiban.
Pada Kamis (24/2) Tim Satops Patnal melakukan sidak di Rutan Kelas IIB Kota Kotamobagu..Pada sidak tersebut menemukan sejumlah barang-barang di dalam blok hunian.
Barang-barang yang semestinya tidak ada dan dilarang itu seperti gelas kaca, piring kaca, sendok alpaka, pisau cutter, radio mini.
Baca Juga: Ditahan Sejak 2012, Angelina Sondakh Akan Dibebaskan Pada April 2022
"Pada sidak tersebut tidak ditemukan narkoba maupun handphone," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika
-
Perkuat Akses Hunian, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur
-
Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi
-
Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak
-
Uang Nasabah Hilang Misterius? Polda Gorontalo Bongkar Kejahatan Pegawai Bank