Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 28 Februari 2022 | 13:18 WIB
Seorang wanita meletakkan bunga di luar kedutaan Ukraina di Moskow. Setelah Rusia melancarkan operasi militer besar-besaran di Ukraina (24/2/2022). [SuaraSulsel.id/ANTARA]

"Kami yang harus disalahkan atas apa yang terjadi. Juga saya, secara pribadi."

Kedua sahabat itu mengkhawatirkan saudara-saudara mereka di Ukraina. Kali terakhir mereka bicara, saudara-saudara mereka bilang sedang ditugaskan ke lokasi baru, tetapi tidak tahu di mana.

Anna mengatakan adik laki-lakinya, 18 tahun, yang menjalani wajib militer (wamil), tidak bisa menilai situasi secara kritis atau menolak tugas.

"Dia anak desa. Dia tidak pernah membaca (media independen). Dia hanya menonton Channel One (televisi pemerintah). Atasannya memberi perintah. Dia wamil, dia tak bisa menolak." (Antara)

Baca Juga: Kisah Warga Rusia Menentang Invasi ke Ukraina, Bertengkar Setiap Hari dengan Sang Ayah yang Dukung Perang

Load More