SuaraSulsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan 94 warga Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur mengungsi ke Gereja Rehobot Oelio setelah banjir menggenangi rumah mereka.
"Warga yang terdampak banjir di Kelurahan Merdeka terdapat 30 KK atau 94 jiwa mengungsi ke Gereja Rehobot Oelio setelah rumah mereka terendam banjir," kata Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Kupang Elfrid V. Sane, Sabtu (26/2/2022).
Ia mengatakan luapan air dari kawasan irigasi persawahan Oelio dengan debit yang cukup besar mengenangi pemukiman warga di RT15 dan RT16 Kelurahan Mereka.
Dia menjelaskan volume air yang cukup besar lalu mengenangi seluruh rumah warga, sehingga mereka, termasuk anak-anak dan para lansia, mengungsi.
Pemerintah Kabupaten Kupang telah membuka satu dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para korban bencana alam yang mengungsi ke Gereja Rehobot Oelio itu.
"Pemerintah juga telah mendistribusikan sejumlah bantuan bagi kebutuhan pengungsi, seperti tikar dan kasur untuk tidur selama berada di lokasi pengungsian," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kupang juga telah membuka posko kesehatan di lokasi pengungsian untuk mengantisipasi apabila terdapat warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045