SuaraSulsel.id - Warga Kota Makassar dihebohkan dengan munculnya iridescence cloud atau fenomena optik di langit Kota Makassar. Bentuknya persis seperti pelangi.
Fenomena alam berupa awan berwarna-warni ini terjadi di langit Kota Makassar, Senin, 14 February 2022.
Warga mengabadikannya lewat rekaman video di dekat pelabuhan Kota Makassar sekitar pukul 14.00 Wita.
Setelah diunggah ke media sosial, fenomena ini pun viral. Banyak warganet yang mengatakan ini adalah kejadian langka.
Lantas apa itu Cloud Irisdescence? Peristiwa awan pelangi ini diduga merupakan fenomena optik yang terjadi di awan.
Prakirawan BMKG wilayah IV Makassar Resky Yuda mengatakan ini adalah fenomena awan biasa. Terkadang muncul di awan altokumulus atau sirus di dekat matahari. Ketika sinar matahari terdifraksi melalui tetesan air kecil atau kristal es.
"Ketebalan awannya tipis sehingga cahaya dengan mudah dibiaskan oleh sinar matahari atau bisa juga dari partikel air," ujar Resky.
Ia menambahkan, proses pembentukan cloud iridescence ini sama dengan pelangi. Lingkaran cahaya mengelilingi cincin matahari sehingga muncul warna warni di tepi awan.
Kelihatannya sama seperti gelembung sabun pada permukaan air. Cahaya itu kemudian dipisahkan sesuai dengan panjang gelombang. Dari warna merah ke warna ungu.
Baca Juga: Warga Takalar Jadikan Teman Bus Sarana Wisata Akhir Pekan, Jalan-jalan ke Makassar
Salah satu akun @asikinyahya menanyakan tanda-tanda dari fenomena tersebut. Apalagi kejadian serupa disebut pernah terjadi pada saat gempa di Blitar, Jawa Timur, pada tahun 2021.
"Tanda-tanda apa ini, kodong. Semoga tidak kenapa-kenapa," tulis akun lainnya.
"Cloud iridescence ini selalu terjadi di siang hari yang cerah di awan. Sehingga warna warninya terlihat jelas," katanya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap