SuaraSulsel.id - Propam Polda Sulawesi Utara dan Polresta Manado, terus melakukan pencarian dan pengejaran terhadap polwan Briptu Christy Triwahyuni.
Anggota Korps Bhayangkara ini, sejak 15 November 2021 kabur dari satuan. Nomor telepon dan akun media sosialnya tidak aktif.
Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Jules Abraham Abast mengungkap informasi terakhir, diduga polwan Christy yang bertugas di Polresta Manado terdeteksi berada di daerah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Briptu Christy awalnya dikabarkan hilang, dan menjadi viral di media sosial.
Namun, dari hasil penyelidikan, ternyata polwan yang bertugas di Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polresta Manado tersebut telah kabur dari satuannya, dan menjadi buron.
Hal itu berdasarkan, surat Daftar Pencarian Orang (DPO) No. DPO/01/I/HUK.11.1/2022/Provos, tertanggal 31 Januari 2022, untuk memburu polwan cantik kelahiran 26 Desember 1996 tersebut yang dikeluarkan Kapolres Manado Kapolresta Manado, Kombes Pol Julianto P Sirait.
Polwan kelahiran Manado 26 Desember 1996 ini dikenal ramah dan murah senyum. Setiap melayani masyarakat yang datang membuat laporan polisi.
Briptu Christy merupakan lulusan SMA Rex Mundi Manado. Dia menjadi anggota Polri usai menempuh pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, Jawa Timur.
Nama Christy Triwahyuni sudah heboh sejak 2015. Kala itu, polisi bernama lengkap Christy Triwahyuni Cantika Sugiarto tersebut mengumumkan dirinya mencari jodoh.
Baca Juga: Polwan Christy Triwahyuni Hilang, Nomor Telepon dan Akun Media Sosial Tidak Aktif
Saat mengumumkan dirinya mencari pasangan hidup, Christy masih berpangkat Bripda.
Adapun pria yang diidamkan adalah lelaki dewasa berusia 25-27 tahun. Pengumuman dirinya mencari jodoh itu langsung membuat heboh media sosial di Sulawesi Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya