SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto atau biasa disapa Danny Pomanto terus mendorong warga untuk mengikuti vaksinasi COVID-19. Bukan hanya dosis pertama dan kedua, tapi juga booster. Demi menjaga dan menekan penularan virus corona dan varian barunya Omicron.
"Jadi, vaksinasi lengkap bukan hanya dosis kedua tapi booster. Karena menurut para epidemolog, itulah salah satunya bisa diusahakan melindungi diri kita, keluarga kita, dan kota kita," ujar Ramdhan di sela pemantauan Hari Imlek tahun 2022 di Klenteng Xiang Ma, Jalan Sulawesi, Makassar, Selasa 1 Februari 2022.
Menurutnya, dengan mengikuti vaksinasi lengkap booster, masyarakat akan terlindungi dan melindungi orang lain dari penularan virus COVID-19, apalagi adanya varian Omicron yang sudah menyebar di beberapa wilayah di Indonesia.
Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI Polri, dan pihak lain, kata dia, terus berupaya dan senantiasa melindungi kota ini dari serangan virus dengan meningkatkan jumlah pemenuhan vaksinasi COVID-19.
"Pemkot bersama Forkopimda, TNI, Polri selalu siap menjaga kota ini, termasuk menyiapkan dan memfasilitasi apabila ada kelompok masyarakat ingin mendapatkan vaksinasi lengkap," paparnya.
Ditanyakan bagaimana ketersediaan stok vaksin booster dikabarkan telah habis, pria akrab disapa Danny Pomanto, mengemukakan masih cukup, namun bila stok habis maka akan diminta ke Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel.
"Kita cukup. Tapi waktu saya liat banyak booster itu sampai kadaluwarsa, tapi saya kira, Insya Allah, habis di Makassar, belum tentu habis di provinsi. Tinggal kita minta di provinsi (bila habis)," katanya.
Mengenai jumlah pasien yang terpapar COVID-19, kata dia, sejak tiga hari lalu sudah 21 pasien. Sehingga ia pun memerintahkan dilaksanakan tracing pada saat ditemukan delapan kasus terkonfimasi dari rombongan orang luar Makassar yang melakukan rekreasi, hingga akhirnya ditemukan 21 kasus.
"Diantara mereka itu cuma satu new rawat (rawat baru), lainnya, relatif ringan. Dan tadi ada kasus dilapor pasien meninggal bukan karena COVID-19, tapi kanker. Tapi kena juga COVID-19, kanker kolon. Itu karena kormobitnya (penyerta) bukan Omicron, dan Omicron lebih seperti Delta," tutur Danny.
Baca Juga: Siap-siap, Vaksin Covid-19 PFizer Untuk Anak di Bawah Lima Tahun Bakal Segera Tersedia
Berdasarkan Data Satgas COVID-19 Sulsel untuk cakupan vaksinasi per 31 Januari 2022 di 24 kabupaten kota, tercatat Kota Palopo tertinggi telah mencapai 95,31 persen untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua, mencapai 60,15 persen.
Disusul, Kabupaten Luwu mencapai 94,68 persen untuk dosis pertama dan dosis kedua telah mencapai 47,62 persen. Selanjutnya, Kabupaten Soppeng mencapai 91,33 persen dosis pertama dan dosis kedua mencapai 55,28 persen.
Kota Makassar mencapai 88,78 persen untuk dosis pertama dan dosis kedua mencapai 66,98 persen. Kota Parepare mencapai 86,77 persen dan dosis kedua 63,91 persen. Kabupaten Pangkep 81,24 persen dosis pertama, dosis kedua 48,49 persen.
Serta Kabupaten Takalar, mencapai 80,77 persen dosis pertama, dan dosis kedua, 48,95 persen. Untuk kabupaten lainnya rata-rata sudah di atas 70 persen untuk dosis pertama dan kedua masih di bawah 50 persen. Secara akumulasi, vaksinasi di Sulsel dipresentasikan sudah mencapai 79,81 persen untuk dosis pertama, dan dosis kedua baru 51,02 persen. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Darurat Sampah Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Proyek PSEL Tetap Jalan Meski Ada Penolakan
-
Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar
-
Investor China Ancam Seret Proyek PSEL Makassar ke Arbitrase Internasional, Klaim Rugi Rp2,4 T
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara