Sementara, satu box itu hanya mampu memproduksi benang sampai 5 kilo. Setiap satu kilo bisa menghasilkan 12 meter kain saja.
"Saya dulu punya 15 pengrajin, sekarang tidak ada. Kalau ada permintaan kita panggil satu atau dua orang saja," keluhnya.
Pemilik Koperasi Sutra Sengkang ini menambahkan produksi tenun sutra asal Sengkang bisa terancam punah. Saat ini, kelompok pengrajin hanya tersisa sekitar 10 persen saja.
Padahal dulu hampir 95 persen orang Sengkang mata pencahariannya berpatokan sama tenun sutra. Sekarang sudah tidak ada yang mau.
"Kita tidak mampu. Masalahnya hanya satu karena bahan baku mahal. Harus impor," bebernya.
Ia berharap pemerintah bisa membantu pengrajin mengatasi hal ini. Soal sutra, Indonesia kalah jauh dari China saat ini.
Padahal sutra Sengkang adalah kebanggaan suku Bugis. Konon, tenun Sengkang punya simbol status dan gengsi yang dianggap suci.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin Mau Berkunjung ke Rumah Almarhum KH Sanusi Baco di Makassar
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Empat Tahun Memimpin, BRI Konsisten Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia
-
Pengusaha Sulsel Terjepit! DPR: Industri Hari Ini Sudah Dicekik dari Semua Sisi
-
Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel
-
Bentrok Warga dan Perusahaan, Bupati Morowali Hentikan Aktivitas PT Askon
-
Dana Pembelian Pesawat Amfibi Sulsel Ternyata Sudah Ada, Ini Alasan Belum Cair