SuaraSulsel.id - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk, Sulawesi Tengah, menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 2.000 pil triheksifenidil ke dalam lapas. Ditujukan untuk seorang narapidana.
"Pelaku penyelundupan adalah seorang warga berinisial A," kata Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk Yugo Indra Wicaksi melalui keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang diterima di Jakarta, Minggu 2 Januari 2022.
Paket tersebut ditujukan kepada warga binaan pemasyarakatan Lapas Luwuk Kelas IIB berinisial AB. Pelaku penyelundupan memasukkan pil ke dalam dua bungkus nasi yang dititipkan di tempat penitipan barang.
Penggagalan penyelundupan bermula dari kecurigaan petugas terhadap A yang menunjukkan gelagat gugup dan ragu-ragu saat ditanyai petugas. Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan barang terlarang tersebut dalam bungkus nasi.
"Atas temuan ini, Lapas Luwuk segera berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Banggai," ujar dia.
Keberhasilan petugas menggagalkan penyelundupan narkoba tersebut merupakan hasil dari kegiatan pengamanan guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban yang dilaksanakan lapas.
Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-1760 PK.02.10.01 Tahun 2021 tentang Peningkatan Kewaspadaan Menghadapi Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.
"Dengan adanya kejadian ini, seluruh pegawai lapas agar semakin meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas," ujarnya.
Triheksifenidil merupakan obat psikotropika yang digunakan untuk mengatasi gejala parkinson dan mengurangi efek samping obat antipsikotik pada pasien gangguan jiwa atau skizofrenia.
Baca Juga: Update Kasus Penyiksaan di Lapas Pakem, ORI DIY Kini Sedang Susun LAHP
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulawesi Tengah Lilik Sujandi mengatakan meskipun hari libur, petugas tidak boleh lengah dalam melaksanakan pengamanan dan pengawasan di lapas dan rumah tahanan negara.
"Kejadian ini kita jadikan indikator bahwa upaya penyelundupan narkoba masih ada dan akan selalu mencari celah untuk masuk ke dalam lapas," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
TPA Tamangapa Bakal Berubah Total: Makassar Beralih ke Sistem Sanitary Landfill, Ini Targetnya!
-
Saat Sekolah 'Mengharamkan' Ponsel: Mengintip Cara Guru Meningkatkan Fokus Siswa Tanpa Media Sosial
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Mengejutkan! Sulawesi Jadi Rumah Bagi 159 Spesies Burung Langka
-
Muhammadiyah Sulsel Serahkan Laporan Kasus Masjid Nurut Tajdid Barru ke Polda Sulsel